Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Paus Fransiskus - Antara
Harianjogja.com, ROMA—Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus menyampaikan homili ketika memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu (24/12/2023) waktu setempat atau Senin (25/12/2023) waktu Indonesia.
Pada kesempatan itu, Paus Fransiskus menekankan "keajaiban Natal" bahwa Tuhan yang tidak terbatas "menjadi terbatas demi kita."
Sebagai konteks, pada perayaan malam Natal, bacaan injil diambil dari Lukas 2:1-14. Bacaan ini berkisah perihal sensus penduduk pada zaman Kaisar Agustus, sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.
Dilansir Vaticannews, Paus Fransiskus memulai homilinya dengan menyoroti sensus seluruh bumi. Kisah sensus penduduk itu, katanya, disebut sepintas lalu oleh penginjil.
Namun, kata Paus, hal yang kontras muncul. Ketika kaisar menghitung penduduk dunia, Tuhan datang ke dunia secara sembunyi-sembunyi. Sementara kekuasaan berusaha mengambil tempat di antara masyarakat, Raja sejarah memilih jalan yang kecil.
"Tak satu pun penguasa memperhatikannya. Hanya segelintir gembala, yang terpinggirkan dalam kehidupan sosial," kata pemimpin umat Katolik ini.
Paus lantas menekankan peristiwa inkarnasi. Yesus yang datang, bukan tuhan dengan sejumlah pencapaian, melainkan Tuhan inkarnasi.
Kata Paus, Tuhan yang mahakuasa tidak menghilangkan ketidakadilan dari atas dengan menunjukkan kekuatannya, tetapi dari bawah dengan menunjukkan kasih.
BACA JUGA: Daftar Ide Ucapan Selamat Natal 25 Desember
"Dia tidak datang dengan kuasa yang tak terbatas, tetapi turun ke batas-batas sempit hidup kita," kata Paus.
Paus Fransiskus menegaskan Natal menegaskan Tuhan sangat ingin merangkul kehidupan kita. Meskipun Dia tidak terbatas, Dia menjadi terbatas demi kita.
"Dalam keagungan-Nya, dia memilih menjadi kecil, dalam kebenarannya, dia tunduk pada ketidakadilan kita. Ini adalah keajaiban Natal," tegas Paus.
Paus asal Argentina ini kemudian secara khusus menyoroti perang di Tanah Suci atau konflik Israel-Palestina, khususnya Betlehem, kota kelahiran Yesus.
"Malam ini, hati kita ada di Betlehem di mana Pangeran Perdamaian sekali lagi ditolak oleh logika perang yang sia-sia, oleh bentrokan senjata yang menghalanginya untuk menemukan ruang di dunia," katanya. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.