Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Presiden Joko Widodo santap siap bersama tiga bakal calon presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023). (IST/Istana Merdeka)
Harianjogja.com, JAKARTA—Belum lama ini tiga calon presiden (Capres), yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto bersantap siang bersama dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/2023).
Jokowi mengaku dalam pertemuan tersebut dirinya memberi pesan agar ketiga capres menjaga suhu politik dan iklim demokrasi di tanah air.
“Bersaing silakan, berkompetisi silakan, kompetisi itu biasa dan wajar perbedaan politik perbedaan pilihan itu juga biasa dan wajar, jangan sampai yang di atas sudah makan-makan bersama yang dibawa di daerah masih ribut-ribut, ini yang perlu kita jaga bersama-sama,” katanya di Puri Agung Ballroom, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Mantan Gubernur DKI itu meyakin bahwa saat ini demokrasi di Indonesia sudah makin berkualitas, mengingat masyarakat juga makin bijak dalam memilih dan dewasa dalam bersikap terhadap politik di Tanah Air. Presiden Ke-7 RI itu berharap agar pelaksanaan pemilu ke depan menjadi pesta bagi masyarakat.
“Harusnya rakyat itu bergembira, harusnya rakyat itu dalam berpresta itu bersukacita bukan kekhawatiran bukan keresahan bukan kerisauan yang hadir tetapi kegembiraan dan sukacita,” tandas Jokowi.
Oleh sebab itu, dia melanjutkan bahwa pemerintah akan terus berupaya secara bersama-sama dengan lembaga dan pihak terkait untuk harapan besar bahwa pemilu dapat menjadi ajang konsolidasi yang menghasilkan gagasan dan ide gagasan taktis, serta solusi yang baik untuk kemajuan bangsa dan Negara.
BACA JUGA: Jokowi Undang Semua Capres Makan Siang Bersama, Ini Respon Kubu Anies dan Ganjar
Sementara itu, Ketua DKPP Heddy Lukito pun memerinci sejak 11 tahun DKPP berdiri, lembaga itu telah memutus pelanggaran kode etik sebanyak 2.098 perkara dengan jumlah total teradu 8.445 teradu serta dari jumlah tersebut DKPP telah memberikan putusan berupa 709 teradu mendapat sanksi pemberhentian tetap dan tidak boleh menjadi penyelenggara pemilu.
Kemudian, sebanyak 2.810 teradu mendapat sanksi pernyataan dan sebanyak 4.400 diberikan rehabilitasi. Mengingat, kata Heddy, DKPP bukan lembaga penghukum tapi lembaga yang menjaga marwah dan integritas penyelenggara pemilu Tahun 2023, DKPP sudah menerima pengaduan 289 selama 10 bulan terakhir yang mengartikan hampir setiap hari ada pengaduan ke DKPP.
“Dari jumlah pengaduan tersebut yang baru diputus oleh DKPP 109 orang dengan jumlah teradu 431 dan sudah diberikan sanksi 10 teradu berupa pemberhentian tetap 6 teradu berupa pemberhentian dari jabatan, kemudian 170 mendapat sanksi peringatan, 235 di rehabilitasi dalam pengaduan tidak terbukti untuk menjaga kredibilitas penyelenggara pemilu,” rinci Heddy. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Penulis :
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal Argentina vs Burkina Faso pada 4 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Lionel Messi absen, Argentina berpeluang melakukan rotasi.
Google memperketat sideloading Android di Indonesia. Simak toko aplikasi terdampak dan cara memasang aplikasi tak terverifikasi
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Sepak takraw Indonesia meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 1-2 dari Jepang di final kuadran putra.
Upah minimum PRT asing di Hong Kong naik 2,35 persen menjadi 5.220 dollar Hong Kong atau sekitar Rp11,9 juta per bulan.