Jejak Diplomasi Budaya Hiphop Amerika Serikat Menggema di PBSK
Sejak kelahirannya, hiphop bukan sekadar bicara soal kesenian. Ia menjadi produk budaya yang lahir dari pengalaman masyarakat terpinggirkan di New York.
Anggota III BPK, Achsanul Qosasi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo, Jumat (3/11/2023).
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Kuntadi mengatakan penyidik memiliki cukup bukti untuk menetapkan Achsanul Qosasi sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif sejak Jumat pagi.
Dia menjelaskan tersangka Achsanul Qosasi menerima uang senilai Rp40 miliar dari terdakwa Irwan Hermawan (IH) melalui tersangka Windi Purnama (WP) dan Sadikin Rusli (SR). Uang tersebut diserahkan di salah satu hotel di wilayah Jakarta. "AQ menerima uang sejumlah Rp40 miliar dari IH melalui WP dan SR pada tanggal 19 Juni 2022, sekitar pukul 18.50 WIB," jelas Kuntadi.
Achsanul Qosasi lahir di Sumenep, Madura pada 10 Januari 1966. Kini dia tercatat sebagai anggota III BPK sejak Oktober 2017.
Achsanul pernah mengenyam pendidikan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Pancasila. Selain itu, dia meraih gelar Magister dari Jose Rizal University, Filipina.
Selain itu, Achsanul juga pernah dipercaya menjadi Direktur Bank Swasta Nasional pada 2004. Selang dua tahun, dia bekerja dalam Programme Director Lembaga Keuangan Asing pada 2006.
BACA JUGA: Anggota BPK Jadi Tersangka Kasus BTS 4G Bakti Kominfo
Di luar pekerjaannya sebagai anggota BPK, Achsanul juga memiliki sejumlah posisi penting. Selain sebagai anggota Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah, Achsanul juga dikenal sebagai tokoh sepak bola yang acap kritis bersuara.
Di dunia sepak bola, Achsanul pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persija pada 2000. Bahkan saat ini, Achsanul masih tercatat sebagai Presiden Madura United, klub penghuni empat besar papan klasemen Liga 1 musim ini.
Tak hanya itu, Achsanul juga pernah duduk dalam struktur kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), tepatnya sebagai bendahara pada 2007-2011.
Sementara di dunia politik, nama Achsanul juga cukup dikenal lantaran pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper Cape Verde Vozinha menjadi sorotan setelah tampil gemilang melawan Argentina. Berstatus bebas transfer, ia kini dikaitkan dengan Inter Miami dan klub Bras
Sebanyak 12 objek bersejarah di Gunungkidul direkomendasikan menjadi cagar budaya baru, mulai dari Gua Jepang, GKJ Wonosari hingga koleksi Wayang Menak.
Ford, Klarna, Salesforce, dan IBM mulai merekrut kembali karyawan setelah menyadari AI belum mampu sepenuhnya menggantikan peran manusia.
Ratusan ribu warga memadati Teheran dalam pemakaman Ali Khamenei. Momen ini menjadi awal era baru politik Iran pascaperang dan pergantian kepemimpinan.
Belum lolos SNBP dan SNBT 2026? Sembilan PTN masih membuka jalur mandiri hingga akhir Juli dengan berbagai skema seleksi.