RSUD Garut Terbakar, Layanan Cuci Darah Sementara Dipindah ke RS Lain

Newswire
Newswire Minggu, 01 Oktober 2023 20:37 WIB
RSUD Garut Terbakar, Layanan Cuci Darah Sementara Dipindah ke RS Lain

Petugas memeriksa kondisi bangunan yang terbakar di RSUD dr Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (1/10/2023)./Antara

Harianjogja.com, GARUT—Bupati Garut, Rudy Gunawan menyatakan pelayanan cuci darah untuk sementara dialihkan ke rumah sakit lain karena Ruang Hemodialisa tidak bisa beroperasi akibat kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Mereka [pasien] yang sudah punya jadwal akan kita salurkan ke beberapa rumah sakit," kata Bupati usai meninjau lokasi kebakaran di RSUD dr Slamet Garut, Minggu (1/10/2023).

Dia menuturkan Ruang Hemodialisa di RSUD dr Slamet Garut untuk sementara waktu tidak dapat digunakan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kebakaran itu, kata dia, telah merusak sejumlah peralatan medis, termasuk perlengkapan dalam Ruang Hemodialisa. "Karena Ruang Hemodialisa RSUD dr Slamet sementara ini kita tutup karena terdampak kebakaran tersebut," katanya.

Namun, pasien yang rutin mendapatkan pelayanan tersebut, kata Bupati, tidak perlu khawatir karena RSUD dr Slamet Garut mengalihkannya ke rumah sakit lain di Kabupaten Garut.

BACA JUGA: Bekas Gudang Tembakau Sorogedug Prambanan Terbakar, Begini Kronologi Kejadiannya

Terutama bagi pasien yang jadwal layanan kesehatan pada Senin (2/10/2023), kata dia, oleh pihak RSUD dr Slamet Garut akan diberitahukan ke rumah sakit mana saja yang bisa melayani mereka. "Ini sudah akan diberitahu ke mana mereka harus melaksanakan pengobatan hemodialisa," kata Bupati.

Dia mengatakan pemerintah daerah secepatnya menyelesaikan gangguan pelayanan kesehatan di RSUD dr Slamet Garut agar masyarakat bisa kembali terlayani seperti biasanya. "Kami akan melakukan langkah cepat untuk memulihkan Ruang Hemodialisa, ini akan dilakukan oleh Pak Wakil Bupati dengan Direktur Rumah Sakit dan dokter penanggung jawab hemodialisa," katanya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Slamet, Muhammad Willy Indrawilis menambahkan, secara keseluruhan pelayanan kesehatan di rumah sakit berjalan seperti biasa, meski sebelumnya ada beberapa pasien yang harus dievakuasi ke tempat lebih aman. "Secara umum pelayanan masih bisa berjalan," katanya.

Kebakaran di rumah sakit pemerintah itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB kemudian diturunkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran itu terlihat jelas kepulan asapnya dari kawasan jalan raya Jalan Pembangunan sehingga menjadi perhatian bagi warga setempat maupun pengguna jalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online