Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik
Harianjogja.com, INDRAMAYU—Kebakaran Stasiun Pengumpul Utama (SPU) Cemara Indramayu menjadi sorotan setelah insiden yang terjadi di fasilitas unloading milik Pertamina EP Jatibarang Field, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Jawa Barat, berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat pada Rabu siang.
Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di area operasional perusahaan, sebagaimana disampaikan Manager Communication Relations & CID Pertamina EP, Pinto Budi Bowo Laksono, dalam keterangan resmi yang diterima di Indramayu. Ia menuturkan bahwa tim langsung bergerak begitu insiden terdeteksi di lokasi.
“Tim penanggulangan keadaan darurat segera bergerak melakukan penanganan teknis, termasuk pemadaman sumber api dan langkah mitigasi untuk mengendalikan kondisi di lokasi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa langkah penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan sesuai prosedur untuk mencegah potensi meluasnya dampak kebakaran di fasilitas tersebut. Upaya ini melibatkan koordinasi intensif di lapangan guna memastikan situasi tetap terkendali.
Setelah melalui proses penanganan intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 13.40 WIB. Keberhasilan ini tidak lepas dari respons sigap tim yang bekerja sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan perusahaan.
“Seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diberlakukan perusahaan,” ujarnya.
Pasca-kejadian, Pertamina EP memastikan bahwa kondisi di area SPU Cemara Indramayu saat ini sudah aman dan berada dalam kendali penuh. Perusahaan juga bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Tidak ada personel yang terluka dan dampak sosial pada kejadian ini,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Losarang Encep Ria Setiadi menyampaikan bahwa aparat keamanan turut diterjunkan untuk mengamankan area sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil guna mencegah masyarakat mendekati lokasi selama proses penanganan berlangsung.
“Hingga kini, kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih dalam proses inventarisasi oleh pihak terkait,” ucap dia.
Kejadian kebakaran di fasilitas Pertamina selalu menjadi sorotan tajam karena dampaknya yang signifikan terhadap ketahanan energi nasional dan keselamatan lingkungan sekitar.
Selain menimbulkan kerugian materiil yang besar dan risiko pencemaran udara akibat kepulan asap hitam pekat, kebakaran tersebut menuntut prosedur penanganan darurat yang sangat cepat serta evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.