Airbus A380 Emirates Siap Perdana Layani Penerbangan ke Soetta
Airbus A380 Emirates akan perdana mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung tur pramusim Chelsea vs AC Milan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023). JIBI/Akbar Evandio
Bisnis.com, JAKARTA–Pertumbuhan ekonomi di negara-negara Asean mendapat apresaisi dari Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva dan Presiden Bank Dunia (World Bank) Ajay Banga.
Keduanya menyampaikan pujiannya kepada kinerja ekonomi Asean yang tetap bersinar meski digempur berbagai tekanan global.
Dalam Plenary Session Asean Indo-Pacific Forum (AIPF), di sela Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Asean 2023 yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (5/9/2023), Kristalina melihat pertumbuhan ekonomi Asean yang melebih global.
Kristalina yang mengenakan batik berwarna hitam dominan hijau tersebut menjelaskan bahwa Asean berhasil tumbuh di level 4,5 persen-4,6 persen, sementara ekonomi dunia hanya mampu tumbuh 3 persen.
“Asean harus terus tumbuh secara dinamis. Ini adalah titik terang di cakrawala yang agak redup,” ujarnya.
Kristalina menyebutkan bahwa hal ini memberikan kontribusi bagi masyarakat Asean dan dunia. Asean bahkan menyumbang 10 persen dari pertumbuhan global, hampir dua kali lipat dari kontribusi Asean terhadap ekonomi dunia.
Bukan hanya Kristalina yang kagum dengan ekonomi Asean, Presiden Bank Dunia (World Bank) Ajay Banga juga turut mengungkapkan upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh negara-negara Asean sangat mengesankan, bahkan di kala pandemi Covid-19.
Dalam kesempatan yang sama tersebut, Banga melihat secara global, kemajuan yang telah dicapai dalam pengentasan kemiskinan dalam 40 tahun terakhir sangat mengesankan. Hal tersebut terealisasi utamanya didukung dengan penciptaan lapangan kerja.
Namun, kemiskinan kembali meningkat pada masa pandemi Covid-19 karena beragam sektor dengan lapangan kerja besar harus hibernasi.
“Selama pandemi, mesin penciptaan lapangan kerja melambat dan berbalik arah. Pada kenyataannya, pengentasan kemiskinan berbalik arah di banyak bagian dunia. Asean adalah pengecualian, yang telah keluar dari situasi ini dengan baik,” ujarnya.
Melansir dari laman resmi Asean, dalam dua dekade terakhir, Asean telah mengalami penurunan angka kemiskinan yang stabil, dari 47 persen pada 1990 menjadi 15 persen pada 2015. Namun, kemiskinan masih tetap ada, terutama di daerah pedesaan di kawasan ini.
Meski demikian, Banga menyoroti masalah keuangan dalam pembiayaan pengentasan kemiskinan maupun perubahan iklim tersebut.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Airbus A380 Emirates akan perdana mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung tur pramusim Chelsea vs AC Milan.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.