Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Tangkapan layar detik-detik seorang perempuan meninggal karena kelelahan usai bermain lomba balap karung/TikTok
Harianjogja.com, JOGJA—Perhelatan lomba 17-an dalam rangka HUT RI yang seharusnya diwarnai kegembiraan justru diselimuti duka. Di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten kerinci, Jambi, seorang ibu rumah tangga meninggal dunia usia mengikuti lomba balap karung. Diduga, perempuan 39 tahun itu meninggal karena kelelahan.
Video detik-detik meninggalnya perempuan berinisial DW beredar luas di media sosial, salah satunya di platform TikTok.
Awalnya, perempuan berpakaian ungu terlihat mengikuti lomba balap karung dengan semangat. Ia berlari kencang meski kedua kakinya berada di dalam karung.
Baca juga: PDIP Beri Pilihan ke Budiman Sudjatmiko: Mundur atau Dipecat!
Ia bahkan hampir menyaingi lawannya saat mencapai garis akhir. Sorak penonton pun terdengar riuh saat perlombaan itu hampir mencapai puncaknya sebelum DW meninggal karena kelelahan.
Namun ketika sudah sampai di garis finish, tiba-tiba DW yang saat itu mengenakan kerudung hitam tiba-tiba terjatuh. Penonton dan peserta lomba pun langsung mengerumuninya.
Dihimpun dari berbagai sumber, DW akhirnya meninggal dunia setelah sempat dibawa ke fasilitas kesehatan. Ia diduga meninggal karena kelelahan berlari balap karung.
Melihat tayangan yang viral itu, warganet ramai-ramai memberikan komentar. Beberapa di antara mereka mengungkap kejadian serupa pernah dialami kerabat terdekat.
"jdi inget teman ku juga thun lalu jatuh saat tarik tambang pingsan abis itu di bw ke pukesmas dan gak tertolong jga," tutur salah satu warganet.
"sama kayak ditempatku tahun lalu, bedanya bapak²yg meninggal sementara main tarik tambang,tahun ini didaerahku udh gada lomba tarik tambang gitu lagi," timpal yang lain menanggapi video perempuan meninggal karena kelelahan lomba tujuhbelasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta