4 Ancaman Terbaru Donald Trump kepada Iran, Selat Hormuz Jadi Sorotan
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pengamat politik Rocky Gerung saat memberikan paparan dalam diskusi yang bertajuk “Bonus Demografi dan Masa Depan Negeri” di Yokohama, Jumat. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)
Harianjogja.com, SOLO—Rocky Gerung kembali membuat kegaduhan setelah melontarkan sederet umpatan kepada Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan tersebut dikatakan Rocky Gerung saat ia memberi orasi di sebuah acara buruh di Bekasi pada 30 Juli 2023 lalu.
Mengacu pada lontaran umpatan ini, filsuf sekaligus akademisi kenamaan RI tersebut dilaporkan berbagai pihak ke polisi lantaran sudah menghina Presiden.
BACA JUGA: Tanggapi Umpatan Rocky Gerung, Jokowi: Aah Itu Hal-hal Kecil..
Rocky Gerung bahkan dicekal saat hendak menjadi pembicara talkshow di Unair 1 Agustus 2023 kemarin. Sebelum acara berlangsung, pintu aula ditutup yang menandakan Rocky tidak boleh masuk.
Ini bukan kali pertama Rocky Gerung membuat kehebohan dengan kata-katanya. Sebelumnya, Rocky juga harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diksi yang digunakan dianggap menyinggung berbagai pihak.
Rocky juga sempat menjadi bahan pembicaraan lantaran menyebut kitab suci sebagai karya fiksi. Pernyataan tersebut disampaikan Rocky Gerung kala menjadi pembicara di salah satu stasiun televisi swasta pada 10 April 2018 silam.
"Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos. Itulah sifat fiksi, dan hal tersebut baik. Fiksi berbeda dengan fiktif yang bermakna buruk. Kitab suci adalah fiksi atau bukan? Kalau saya memakai arti bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi. Menuntun kita menuntun semua berpikir imajinatif," kata Rocky.
Rocky Gerung kemudian menjelaskan bahwa diksi fiksi yang dirinya pakai mengarah pada imajinasi. Namun hal tersebut ditanggapi berbeda oleh oposisi yang berujung laporan polisi.
"Kalau saya pakai definisi 'fiksi itu mengaktifkan imajinasi'," katanya.
Setahun setelahnya alias pada 2019, Rocky Gerung juga membombardir Jokowi dengan kritikan pedas. Bagaimana tidak, filsuf dan akademisi tersebut menyebut Presiden tak paham Pancasila.
"Saya tidak pancasilais, siapa yang berhak menghukum atau mengevaluasi saya? Harus orang yang pancasilais, lalu siapa? Tidak ada tuh. Jadi sekali lagi, koalisi pancasila, presiden juga tak mengerti pancasila," kata Rocky.
Rocky beralasan bila Jokowi memahami makna dari tiap sila Pancasila, maka semestinya Jokowi tidak berhutang dengan luar negeri hingga menaikan premi BPJS.
"Kalau dia paham dia nggak berutang, kalau dia paham nggak naikin BPJS, kalau dia paham nggak melanggar undang-undang lingkungan," tuturnya
Karena ucapannya tersebut, Rocky juga dilaporkan ke polisi meskipun akhirnya tidak dipenjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.