Konsultasi Kesehatan Mental Meningkat, Ini Diagnosis Terbanyak
Gangguan kecemasan mendominasi konsultasi kesehatan mental di Halodoc pada semester I 2026, dengan kenaikan 47,2% dibandingkan tahun lalu.
Foto ilustrasi lahar hujan. /Ist BPBD Sleman
Harianjogja.com, LUMAJANG—Jembatan penghubung antara wilayah Kabupaten Malang menuju Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Raya Dampit-Lumajang, dilaporkan terputus akibat diterjang banjir yang terjadi di wilayah tersebut.
Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung saat dikonfirmasi di Kabupaten Malang, Jumat mengatakan bahwa akibat putusnya jembatan penghubung tersebut, akses masyarakat untuk menuju wilayah Kabupaten Lumajang dialihkan.
"Jembatan penghubung Malang-Lumajang putus, pengendara yang menuju Kabupaten Lumajang untuk mencari alternatif jalan lain," kata Agnis.
BACA JUGA : Banjir Lahar Hujan Semeru, Disdik Siapkan Sekolah
Agnis menjelaskan, jembatan penghubung yang terputus akibat banjir tersebut berada di wilayah Kabupaten Lumajang. Personel Satlantas Polres Malang telah melakukan pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan yang akan menuju Lumajang melalui Kecamatan Ampelgading.
Menurutnya, petunjuk informasi bagi para pengendara kendaraan bermotor tersebut disiapkan pada dua titik yakni di Simpang Tiga Kecamatan Turen dan Simpang Empat Kecamatan Dampit yang merupakan akses untuk menuju wilayah Kabupaten Lumajang.
"Jembatan penghubung yang terputus lokasinya berada di Kabupaten Lumajang. Kami memberikan informasi kepada masyarakat untuk mencari jalur lain jika akan menuju ke Lumajang ketika melintas di Kabupaten Malang," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan penghubung tersebut terletak di Jalan Raya Dampit-Lumajang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Jalan tersebut merupakan jalur arteri baik dari wilayah Kabupaten Malang menuju Kabupaten Lumajang dan sebaliknya.
Sebelumnya Satlantas Polres Malang telah menutup akses jalur menuju Kabupaten Lumajang yang melalui Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang akibat adanya tanah longsor di Piket Nol Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Di wilayah Kabupaten Malang dilaporkan setidaknya ada dua kecamatan yang terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (6/7/2023). Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Ampelgading.
BACA JUGA : Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Bergetar Sampai 1,5 jam
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan laporan adanya potensi cuaca ekstrem akibat gangguan atmosfer di wilayah Jawa Timur yang saat ini berada pada musim kemarau dengan pola angin dominan dari arah Timur hingga Tenggara.
Namun, adanya gangguan pada atmosfer menyebabkan peningkatan potensi terjadinya cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan aktifnya gangguan atmosfer Madden Julian Oscilation (MJO), gelombang atmosfer Ekuatorial Kelvin dan gelombang atmosfer Ekuatorial Rossby.
Kondisi tersebut mengakibatkan potensi peningkatan pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada periode 7-13 Juli 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gangguan kecemasan mendominasi konsultasi kesehatan mental di Halodoc pada semester I 2026, dengan kenaikan 47,2% dibandingkan tahun lalu.
Pemkab Sleman menyerahkan Perbup batas wilayah kepada 17 lurah untuk memperkuat tertib administrasi, kepastian hukum, dan pembangunan daerah.
KPK mengungkap identitas delapan tersangka baru kasus dugaan korupsi proyek jalan Sumut, termasuk mantan Kepala BBPJN Sumut Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja.
Pemkab Magelang mendorong TP PKK memperkuat kesehatan keluarga, pencegahan stunting, ekonomi rumah tangga, dan perlindungan anak.
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Rupiah hari ini, Selasa 13 Oktober 2026, diprediksi melemah ke kisaran Rp17.910–Rp17.960 per dolar AS akibat tekanan geopolitik dan kebijakan The Fed.