Eko Suwanto Minta Menkeu Baru Batalkan Pemangkasan TKD
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, meminta Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru segera mengevaluasi dan membatalkan kebijakan pemangkasan anggaran transfer
SPKLU yang diresmikan oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha pada Selasa (6/6)/Ist
SEMARANG-PLN dirikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di halaman PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ungaran guna mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia. SPKLU yang diresmikan oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha pada Selasa (6/6), ini menjadi SPKLU ke-30 yang berlokasi di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta.
Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha memberikan apresiasi kepada PLN dan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Semarang sangat mendukung program konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.
“Sosialiasi terus kita lakukan, termasuk dengan pengadaan kendaraan dinas jajaran Forkompinda meski hybrid”, tuturnya
H. Ngesti Nugraha juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Semarang menyatakan siap berkolaborasi dengan PLN untuk pengembangan SPKLU.
“Jika masyarakat sudah yakin, maka ekosistem kendaraan listrik akan tercipta. Seandainya akan ada pengembangan SPKLU dilokasi prioritas dan strategis, kami siap memfasilitasi. Misal di Mall Pelayanan Publik di Tuntang” ujarnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, A.B. Wahyu Jatmiko menjelaskan bahwa tantangan dalam menciptakan ekosistem kendaraan listrik adalah adalah menepis keraguan masyarakat sebagai calon penggunanya. Misalnya mengenai cara pengisian daya atau kekhawatiran pemilik kendaraan listrik jika kehabisan daya saat sedang perjalanan.
“SPKLU ini hadir untuk menjawab keraguan masyarakat tersebut. Di Ungaran, SPKLU ini menjadi yang pertama dan yang ke 30 di wilayah Jateng dan DIY, " ujar Jatmiko.
Ditambahkan Jatmiko, dengan adanya kendaraan listrik maka pola masyarakat menjadi berubah. Jika kendaraan konvensional kehabisan bahan bakar larinya ke SPBU, maka kendaraan listrik tidak perlu repot sebab bisa diisi dayanya dari rumah masing-masing.
“Sebagai informasi, SPKLU di Ungaran ini memiliki kapastitas daya 22 kw untuk arus AC, dan 25 kw untuk arus DC. Bisa digunakan untuk charger 2 mobil sekaligus.” pungkasnya.
PLN juga memudahkan masyarakat mengecek lokasi SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile.
“Bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin mengisi daya tinggal buka aplikasi PLN Mobile, kemudian pilih fitur electric vehicle, lalu pilih SPKLU. PLN Mobile akan menampilkan sejumlah SPKLU yang terdekat dan aktif dengan lokasi pengguna mobil listrik,” tutur Jatmiko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, meminta Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru segera mengevaluasi dan membatalkan kebijakan pemangkasan anggaran transfer
Bansos Bantul akan didigitalisasi mulai 2027. Warga bisa daftar mandiri melalui situs web dengan syarat memiliki IKD.
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.
DPRD Gunungkidul meminta perhatian atlet berprestasi ditingkatkan agar mereka tidak pindah membela daerah lain.
Pergerakan penumpang Karimunjawa mencapai lebih dari 190.000 orang hingga Agustus 2026, didukung penguatan konektivitas darat, laut, dan udara.
Harga rumah makin sulit dijangkau, Pemkab Bantul mendorong warga memanfaatkan rumah subsidi dan empat rusunawa yang tersedia.