Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026, Tarif Tetap Rp8.000
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Jagung Ketan ungu ditunjukkan saat pameran di Jogja Agro Technopark (JAP) Nanggulan, Selasa (30/5/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Menanam jagung di musim kemarau menjadi kendala tersendiri karena harus membutuhkan banyak air. Akan tetapi kini sedang dikembangkan sebuah varietas jagung yang tidak perlu banyak air dalam proses pertumbuhan sehingga mampu bertahan saat kemarau. Varietas tersebut adalah Jagung Ketan Ungu yang sedang dikembangkan oleh Advanta Seeds Indonesia.
Corporate Affairs and Sustainability Lead Advanta Seeds Indonesia Dina Novitasari menjelaskan jagun ketan ungu lebih berkualitas dengan tekstur pulen dan memiliki banyak manfaat untuk Kesehatan.
Jagung ini memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk kekebalan tubuh. Selain itu mengonsumi jagung ketan ungu ini dapat membantu menurunkan resistensi insulin, menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit kanker hingga mengatasi persoalan obesitas.
"Jagung ini memiliki beberapa keunggulan mulai dari rasa manisnya, teksturnya seperti ketan, memiliki kandungan tinggi antioksidan, sangat baik untuk kesehatan," ucapnya.
Jagung ini turut dipamerkan dalam Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional VIII Tahun 2023 di Jogja Agro Technopark (JAP) Nanggulan, Selasa (30/5/2023).
Ia mengklaim jagung ketan ungu bisa menghasilkan panen 10-12 ton per hektare. Selain itu varietas ini cocok ditanam di DIY, bisa tahan kemarau karena tidak membutuhkan banyak penyiraman air. Jika waktu panen varietas lain berkisar 100 hari, jagung ketan ungu bisa dipanen dalam usia 60 hari atau 70 hari.
"Jagung ungu bisa dikonsumsi mentah tanpa harus dimasak terlebih dahulu jika dipanen pada usia muda," katanya.
Produktivitas benih perusahaannya yang tidak hanya berfokus pada jagung dan tanaman holtikultura. Sejak dua tahun terakhir mengembangkan benih sayuran bermutu tinggi seperti cabai, tomat, kacang panjang dan timun serta sorgum.
Jagung Ketan Ungu menjadi salah satu varietas unggulan dari perusahaan penyedia benih bermutu tinggi, Advanta Seeds Indonesia selain jagung hibrida, jagung manis dan jagung H59. Jagung ini lebih berkualitas karena teksturnya pulen dan kaya manfaat untuk kesehatan tubuh.
“Saya mencicipi tester jagung ketan ungu karena unik. Dari sisi rasa, menurut saya jagung ini lengket seperti ketan, pulen dan tidak terlalu manis sehingga layak dijadikan alternatif bahan pokok,” kata pengunjung pameran, Kusari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,