Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Sejumlah pengendara melintas di salah satu titik kerusakan jalan di kawasan perbatasan Gunungkidul dan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Senin (25/3/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, baru-baru ini viral di Twitter karena disebut sebagai daerah pelosok, padahal Kabupaten Jamu tersebut mempunyai cerita asal-usul penamaan yang menarik.
BACA JUGA: Viral di Twitter! Oknum TNI Tendang Pemotor Bawa Anak
Sukoharjo ramai di Twitter sejak Rabu (3/5/2023) malam lantaran cuitan seorang mahasiswa yang tak mengetahui lokasi kabupaten satu ini. Cuitan tersebut mempertanyakan apakah Sukoharjo itu termasuk wilayah pelosok.
Sejumlah warganet yang tak terima dengan hal itu lantas memberikan tanggapan keras.
“Ya Allah dapat KKN di Sukoharjo, di Sukoharjo ada apa plis pelosok bgt kah Sukoharjo itu?” tulis seorang warganet dengan capslock yang di-screenshot melalui akun @undipmenfess.
Cuitan tersebut viral dan banyak yang tak setuju karena tidak sesuai dengan faktanya. Terkait viralnya cuitan Sukoharjo yang disebut daerah pelosok, kabupaten ini mempunyai asal usul yang bermula dari kawedanan yang posisinya sama seperti Bekonang dan Kartasura.
Diulas Solopos.com-jaringan Harianjogja.com sebelumnya, dahulu Kawedanan Sukoharjo, Bekonang dan Kartasura ini menjadi satu wilayah Kabupaten Kutha Surakarta, di bawah pemerintah Keraton Solo.
Dengan munculnya gerakan anti swapraja kala itu, maka pada 15 Juli 1946 dibentuklah Karesidenan Surakarta. Dengan aturan tersebut, pemerintahan di bawah Keraton Solo maupun Pura Mangkunegaran sudah tidak berlaku lagi.
Keadaan ini membuat para pemimpin untuk membentuk kabupaten baru di luar Kota Solo agar tiga kawedanan, yakni Sukoharjo, Bekonang, dan Kartasura dapat dibina. Kemudian, pemerintahan kala itu menunjuk KRMT Soewarno Honggopati Tjitrohoepojo untuk menjadi Bupati Sukoharjo.
Meski dibilang daerah pelosok, asal usul nama Sukoharjo penuh dengan makna. Dalam bahasa Jawa, Sukoharjo terbagi menjadi dua kata, yakni Suka dan Raharja. Di mana secara keseluruhan memiliki makna Bumi yang selalu senang dan makmur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa