Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Ilustrasi pembunuhan/JIBI
Harianjogja.com, TEGAL—Perbuatan biadab dilakukan seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng). Pelaku menguburkan mayat korban di halaman belakang rumahnya.
Perbuatan kejam itu dilakukan AF, 46, warga Desa Curug, Kecamatan Panggah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), terhadap ibu kandung sendiri, S, 77, Kamis (27/4/2023). Pelaku bahkan membungkus jenazah ibu kandung dengan karung dan menguburnya di kebun belakang rumah.
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky menjelaskan peristiwa pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ibu kandung itu terjadi di Desa Curug RT 003 RW 002.
“Awalnya korban [S] dicari dua orang tetangganya karena ada tamu yang datang dari Jakarta. Tapi saat dicari di dalam rumah, orang itu tidak menemukan korban,” terang AKP Vonny, kepada JIBI/Solopos, Sabtu (29/4/2023).
Karena tak menemukan di dalam rumah, salah satu orang yang mencari itu pergi ke belakang rumah. Namun, tetangga korban itu justru melihat hal yang janggal yaitu keberadaan sebuah gundukan tanah baru. Kemudian mereka mengecek gundukan tanah tersebut dan ternyata setelah digali dengan menggunakan cangkul tampak kaki korban yang terangkat ke atas dari gundukan tanah.
“Tapi tak berselang lama, terlapor [AF] datang ke rumah korban, lalu mereka merasa ketakutan, kemudian pergi meninggalkan gundukan tanah itu,” lanjutnya.
Kedua tetangga yang sempat melihat kaki terangkat dari gundukan tanah itu pun kemudian pergi dan memberitahukan kepada warga lain. Kemudian, mereka datang kembali untuk memastikan apakah yang ada di dalam kundukan tanah benar-benar korban S yang sedang mereka cari.
“Korban kemudian didapati sudah meninggal dengan di bungkus memakai waring. Mereka selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkah, Polres Tegal,” ungkapnya.
Saat berita ini ditulis, Polres Tegal masih belum bisa memberikan keretangan lebih jauh karena tengah mendalami kasus tesebut dengan memeriksa kejiwaan pelaku dan sejumlah saksi-saksi. Kemudian untuk barang bukti, polisi berhasil mengamankan gobang gagang besi, cangkul, waring bungkus Mayat, dan pakaian korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.