Festival Kethoprak, Disbud Fokus Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Garuda Indonesia beserta dukungan anak usahanya menjalin kolaborasi program Mangrove Planting bersama Jejakin yang dilaksanakan di kawasan Taman Wisata Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Senin (20/3/2023)./Istimewa
JAKARTA—Garuda Indonesia bersama seluruh lini anak usahanya, terus mengoptimalkan komitmennya dalam mendukung upaya konservasi lingkungan secara berkelanjutan guna menekan emisi karbon.
Komitmen tersebut yang salah satunya dilaksanakan melalui kolaborasi program sustainability development bersama Jejakin, perusahaan startup Indonesia penyedia solusi berbasis Artificial Intelligent (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk pelaksanaan program lingkungan secara menyeluruh.
Melalui kolaborasi bersama Jejakin, Garuda Indonesia akan menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan dalam memanifestasikan komitmen perusahaan dalam mendukung pengurangan emisi karbon di Indonesia. Hal ini tidak hanya dilakukan melalui berbagai program konservasi lingkungan yang dijalankan Garuda Indonesia, namun juga turut mendorong keterlibatan aktif pengguna jasa Garuda Indonesia melalui inisiatif program konversi GarudaMiles "Ayo Jaga Bumi Kita Bersama".
Pada tahap awal, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, Garuda Indonesia beserta dukungan anak usahanya menjalin kolaborasi program Mangrove Planting bersama Jejakin yang dilaksanakan di kawasan Taman Wisata Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Senin (20/3/2023).
Adapun program Mangrove Planting ini diawali dengan penanaman 3.000 bibit yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2023. Secara keseluruhan, jumlah bibit pohon mangrove yang akan ditanam di tahun 2023 tersebut setara dengan pengurangan karbon sebesar 286,800 kgCO2e. Kontribusi ini dapat memulihkan ekosistem hutan mangrove di Jakarta, dengan mengurangi bencana intrusi air laut, banjir rob, serta meminimalisisr kerusakan habitat di sekitarnya. Bibit pohon mangrove tersebut juga berasal dari konversi redemption GarudaMiles pada program "Ayo Jaga Bumi Kita Bersama". Melalui program ini, para anggota GarudaMiles dapat menukarkan setiap 1.500 poin mileage-nya untuk satu pohon mangrove.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa program penanaman bibit pohon mangrove ini merupakan wujud komitmen Garuda Indonesia Group untuk berkontribusi secara aktif dalam mendukung upaya pemerintah yang menargetkan net-zero emission di Indonesia pada tahun 2060 mendatang.
"Indonesia, dengan sekitar 120 juta hektar lahan hutannya, berpotensi menghasilkan 28 miliar ton kredit karbon per tahun. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia khususnya transportasi udara untuk menjadi lead sector di bidang ekonomi hijau yang berkelanjutan," jelas Irfan.
"Kami menyadari bahwa sebagai bagian dari ekosistem industri penerbangan tentunya tidak dapat terlepas dari emisi yang dihasilkan dari lini operasional kami. Untuk itu, inisiasi penanaman bibit pohon mangrove yang dilakukan oleh Garuda Indonesia Group ini kami harap dapat menjadi salah satu platform yang menghadirkan dampak signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang direpresentasikan melalui misi kolaborasi program dekarbonisasi dari sektor transportasi udara," ungkap Irfan.
"Konservasi mangrove tidak hanya bermanfaat terhadap pelestarian lingkungan, akan tetapi juga dapat mengoptimalkan potensi wisata daerah sekitar. Pengembangan konsep ekowisata ini juga dapat memberikan kontribusi positif terhadap aktivitas ekonomi warga sekitar, mengingat tanaman mangrove memiliki nilai lebih secara ekonomi karena dapat menghasilkan produk-produk olahan mangrove," papar Irfan.
"Ke depannya, Garuda bersama Jejakin juga tengah mengembangkan platform digital yang memudahkan pengguna jasa untuk menghitung jumlah emisi karbon yang dihasilkan dari setiap aktivitas perjalanan penerbangan untuk kemudian dikonversikan menjadi berapa banyak pohon yang dibutuhkan dalam menyeimbangkan emisi karbon," tutup Irfan.
Garuda Indonesia saat ini telah melaksanakan berbagai green efforts baik dalam lini operasional penerbangan seperti optimalisasi penggunaan GPU, implementasi gaya hidup hijau dalam lingkungan internal Garuda Indonesia yang salah satunya dengan melaksanakan penghematan listrik dan air perkantoran, serta kedepannya partisipasi penanaman pohon mangrove berdasarkan konversi dari emisi karbon yang dihasilkan pada aktivitas pekerjaan sehari-hari. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.