Galaxy Z Fold8, Flip8 dan Ultra Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Foto Dirjen Pajak Suryo Utomo mengendarai moge / Dok. Belasting Rijder.
Harianjogja.com, SOLO—Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan jika pejabat pajak mudah saja membeli motor gede alias moge. Namun menurutnya hal itu tidak perlu dipamerkan.
Belakangan pejabat pajak yang mempunyai moge viral dan jadi masalah di mata masyarakat.
Sri Mulyani mengatakan tidak pantas pejabat tinggi memamerkan kepemelikan moge, apalagi di media sosial. Sejatinya, kata Sri Mulyani, segala tingkah mereka berada di bawah mikroskop masyarakat.
"Ya mereka bisa lah [membeli]. Tapi meskipun mereka mampu membeli, terus pakai motor rame-rame. Sebagai pejabat publik, Anda akan berada di bawah mikroskop, dilihat. Anda nggak senyum salah, Anda senyum dibilang cengengesan. Tapi itulah yang namanya pejabat publik," kata Sri Mulyani.
Informasi ini disampaikan Sri Mulyani dalam obrolannya dengan Rossi di mana keduanya membahas topik pembubaran komunitas moge yang diisi oleh pegawai pajak.
Baca juga: Khawatir Konsumsi Gas Melon Lebih Tinggi, Pertamina Perketat Penjualan dan Pembelian
Menurut Sri Mulyani, keputusannya membubarkan moge memang mendapat kritik dari beberapa pihak.
Namun, hal tersebut memang harus dilakukan untuk menyelamatkan Kemenkeu dari persepsi masyarakat yang semakin liar.
"Apapun yang dilakukan, pada titik-titik krisis sepeti ini, pasti tidak memuaskan semua pihak. Tapi yang paling penting saya berkomunasi dengan seluruh jajaran pajak. Kalau saya diam, kemudian Anda biarkan persepsi jika seluruh pegawai pajak seperti RAT, gimana?"
"Jadi pilihannya, akankah Anda membiarkan institusi terbakar dengan persepsi iatau menyelamatkan yang besar ini dengan suatu action yang painful juga. Karena seolah-olah punya moge salah," ia menambahkan.
Sri Mulyani juga menjawab tentang mengapa kebijakan pembubaran komunitas moge ini tidak dari dulu. Dengan simpel, Menteri Keuangan tersebut mengatakan jika dulu belum ada kejadian seperti ini.
"Terus muncul pertanyaan kenapa sekarang? Kemarin-kemarin tak ada kejadian seperti ini, mungkin Anda oke-oke saja. Tapi menurut saya kalau Anda punya kesadaran sendiri, itu tak pantas aja," ia menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.