Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 Juli 2026, 24 Karat Rp2,275 Juta
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Planet bumi bulat/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA– Jika Bumi tidak berputar, tidak akan ada Matahari terbit dan terbenam, dan tidak ada siang dan malam.
Tapi, banyak yang menyangsikan bahwa bumi berputar setiap harinya, karena kita tidak bisa merasakan gerak rotasi Bumi atau melihat planet berputar saat kita menjalani kehidupan sehari-hari.
Tetapi apakah ada cara untuk memastikan rotasinya dari tanah? Dan mungkinkah melihat planet kita berputar dari suatu tempat di luar angkasa?
Jawabannya tergantung pada kerangka waktu dan perspektif Anda.
Bumi berputar terlalu lambat sehingga rotasinya tidak terlihat dari mana pun dalam waktu nyata.
Dengan pengecualian video selang waktu seperti dari NASA , yang dibuat dengan cuplikan dari kamera di Stasiun Luar Angkasa Internasional tidak mungkin untuk melihat Bumi bergerak karena hanya membuat satu revolusi setiap 24 jam.
Itu sangat lambat, terlalu lambat untuk dideteksi oleh mata kita.
Namun, masih ada cara untuk membuktikan bahwa planet kita berputar, yakni dengan mengamati posisi benda lain di langit, misalnya.
"Cara termudah untuk mengamati rotasi Bumi adalah dengan mengamati gerakan nyata benda langit," kata Stephen Merkowitz ilmuwan dan manajer proyek di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA di Maryland dilansir dari Live Science.
Gerakan ini paling terlihat saat benda dekat dengan cakrawala di mana Anda memiliki bagian Bumi yang terlihat sebagai referensi.
Merkowitz mengatakan salah satu cara termudah untuk "melihat" Bumi bergerak adalah dengan melihat Matahari terbenam.
Posisi benda langit (Matahari) berubah terhadap titik referensi tetap (cakrawala). Saat Anda melihat Matahari terbenam, lokasi Anda di Bumi secara bertahap berotasi menjauhi Matahari, itulah sebabnya Matahari tampak tenggelam ke cakrawala.
Cara lain untuk melihat efek ini adalah dengan mengamati bulan dan bintang di malam hari — selama cakrawala menjadi titik referensi, karena tidak bergerak. Benda-benda yang bersinar jauh di atas akan tampak bergerak karena Bumi berotasi.
Rotasi planet kita juga dapat diamati dengan pendulum Foucault. Menurut Smithsonian Institution fisikawan Jean Foucault memamerkan percobaan tersebut di Pameran Dunia di Paris pada tahun 1851, dan merupakan percobaan formal pertama yang membuktikan bahwa planet kita berotasi.
Pendulum yang berdiri bebas biasanya terus berayun ke arah yang sama. Hanya dorongan atau tarikan ke arah lain yang dapat mengubahnya; Foucualt menyadari bahwa pendulumnya akan berubah sudut secara bertahap saat berayun, karena Bumi berotasi di bawah pendulum.
Namun, rotasi bumi sangat lambat, dibutuhkan sekitar 15 menit untuk perubahan ayunan pendulum menjadi terlihat.
Bumi berputar karena terbentuk dari gumpalan debu dan gas, yang sudah berputar dan ditarik bersama oleh gravitasi, jelas Merkowitz. Setelah mereka bertambah (terakumulasi) ke planet kita, mereka tidak pernah berhenti bergerak. Tidak ada gesekan untuk memperlambat gerakan di ruang hampa.
Pasang surut lebih banyak bukti bahwa Bumi berputar. Pasang tinggi terjadi ketika bulan mengorbit paling dekat dengan Bumi di lokasi tertentu. Saat Bumi berputar, ia membawa lokasi itu ke titik terdekat di orbit bulan.
Menjadi lebih dekat ke bulan berarti lebih dekat dengan gravitasinya. Gravitasi bulan menarik lautan dan untuk sementara membuatnya menonjol keluar, menuju bulan, menciptakan air pasang.
Tapi ini sekilas. Saat Bumi berputar, permukaan air tenggelam hingga mencapai jarak terjauh dari bulan yang mengorbit, atau air surut. Siklus ini terus berulang.
"Perubahan pasang surut per jam sebagian besar disebabkan oleh rotasi bumi," kata Merkowitz. "Perubahan harian waktu air pasang di lokasi tertentu disebabkan oleh orbit bulan."
Jadi mungkin kita tidak bisa benar-benar melihat Bumi berotasi, tapi kita bisa melihat beberapa efek rotasinya. Menyaksikan pasang naik atau matahari terbenam juga merupakan cara mudah untuk menyaksikan fenomena kosmik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga emas perhiasan hari ini Sabtu 25 Juli 2026 naik tipis. Simak daftar harga emas 24 karat hingga 5 karat di Lakuemas dan Rajaemas.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.