Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Demokrat Ajak Seluruh Koalisi Segera Deklarasikan Capresnya. Bakal Calon Presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan (tengah) menyampaikan pidato kebangsaan di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/1/2023). Kunjungan Anies Baswedan tersebut dalam rangka safari politik sekaligus silaturahmi dengan para relawan dan kader Partai Nasdem di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU
Harianjogja.com, JAKARTA - Partai Demokrat mendorong tiga poros koalisi di luar Koalisi Perubahan untuk segera mendeklarasikan calon presiden (capres) mereka di Pilpres 2024.
Sekadar informasi, saat ini ada empat poros koalisi yang sudah terbentuk. Pertama, Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Demokrat, Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketiga, Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang terdiri dari Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terakhir, PDI Perjuangan (PDIP) sendiri.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan, keempat koalisi itu sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen.
BACA JUGA: Terbaru Sesar Mataram, Ada Berapa Sesar Aktif Potensial Pemicu Gempa di Jogja?
Menurutnya, tiga koalisi lain di luar Koalisi Perubahan agar segera mendeklarasikan capres. Apalagi, lanjut Jansen, Koalisi Perubahan sudah sepakat untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres usungan di Pilpres 2024.
"Kan sudah cukup 20 persen itu? KIB dengan tiga partainya, kemudian KIR kan sudah cukup juga itu, teman-teman PDIP. Ya minimal umumkanlah capresnya," ujar Jansen di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2023).
Dia menilai, capres perlu segera dideklarasikan sebab masa kampanye untuk Pilpres 2024 sangat singkat.
"Lihat timeline-nya KPU itu, kan pendek sekali masa kampanyenya. Belum lagi kalau yang lalu-lalu itu pemilu kita di April, sekarang Februari. Itu saja sudah kepotong dua bulan. Jadi lebih kurang cuma 70 hari [masa kampanye]," ujarnya.
Dengan begitu, para capres nantinya tidak dapat berkeliling seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia jika hanya mengandalkan masa kampanye tersebut.
Jansen juga mengatakan bahwa koalisi akan menikmati banyak keuntungan jika deklarasi capres dilakukan lebih awal. Menurutnya, koalisi dapat menyosialisasikan capres terlebih dahulu, sebelum masa kampanye
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.