Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jet tempur F-16V buatan Amerika Serikat (AS). - Istimewa\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah jet tempur F-22 AS pada hari Jumat menembak jatuh sebuah benda tak dikenal (unidentified flying object/UFO) yang terbang tinggi di atas Alaska. Peristiwa ini kurang dari seminggu setelah militer menjatuhkan balon China yang terbang melintasi Amerika Serikat.
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (11/2/2023), Rudal Sidewinder menjatuhkan benda tak dikenal seperti pesawat seukuran mobil kecil.
"Kami tidak tahu siapa yang memiliki benda ini," kata juru bicara Gedung Putih John Kirby, menambahkan bahwa tidak jelas lokasi asal penerbangannya.
Pentagon dan Gedung Putih menolak untuk memberikan penjelasan rinci tentang objek terbang tersebut, hanya mengatakan bahwa itu jauh lebih kecil dari balon China.
Baca juga: Kotabaru Fair 2023, Pengunjung Bisa Melihat Lebih Dekat Perumahan Belanda
Pejabat AS menolak untuk berspekulasi tentang objek tersebut, dan belum membeberkan hasil observasi sehari penuh. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang objek seperti apa yang begitu sulit diidentifikasi oleh pilot berpengalaman dan pejabat intelijen AS.
Pentagon mengatakan benda itu pertama kali terdeteksi pada hari Kamis menggunakan radar darat. Pesawat F-35 kemudian dikirim untuk menyelidiki. UFO itu terbang sekitar 40.000 kaki (12.190 meter) ke arah timur laut, menimbulkan risiko bagi lalu lintas udara sipil.
Objek itu ditembak jatuh di lepas pantai Alaska timur laut di atas perairan teritorial AS yang membeku di dekat perbatasan Kanada. Para pejabat mengatakan akan jauh lebih mudah untuk mengambil potongan-potongan objek dari es daripada dengan balon China, yang potongan-potongannya tenggelam di laut ketika ditembak jatuh.
Brigadir A.S. Jenderal Patrick Ryder selaku Juru Bicara Pentagon mengatakan pilot Amerika yang terbang di samping objek terbaru sebelum jatuh memastikan bahwa tidak ada manusia di dalamnya.
Dia menambahkan benda itu tidak mampu bermanuver dan tidak menyerupai pesawat terbang. Ryder dan pejabat lainnya tidak akan mengatakan apakah itu hanya balon cuaca atau jenis balon lainnya.
"Itu bukan pesawat semata," kata Ryder dalam jumpa pers.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.