Novotel Suites Malioboro Hadirkan Venue Gathering dengan Panorama Kota Jogja
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri perayaan 1 Abad NU di Sidoarjo. /Istimewa.
Harianjogja.com, SIDOARJO—Ribuan warga Nahdliyin yang berkumpul di luar stadion Gelora Delta Sidoarjo Jawa Timur dikejutkan dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (7/2). Mereka yang tidak bisa masuk ke lokasi resepsi puncak seabad Nahdlatul Ulama (NU) itu langsung berhamburan mendekati Ganjar saat melihat gubernur berambut putih itu berjalan kaki menuju lokasi.
Ganjar memilih berjalan kaki karena akses menuju lokasi macet parah. Mobil yang ditumpangi Ganjar tak bisa melaju karena lautan manusia menumpuk hingga jalanan luar stadion. Saat Ganjar berjalan kaki itulah, ribuan Nahdliyin langsung merangsek mendekat. Mereka berebut bersalaman dan minta foto bersama.
"Pak Ganjar, foto pak. Pak saya dari Lamongan. Saya dari Madura pak," teriak mereka.
Bahkan beberapa warga Nahdliyin ada yang nekat melompat pembatas jalan. Mereka menerobos untuk mendekati Ganjar. Wajah mereka nampak riang usai bersalaman dan foto dengan Ganjar. "Ganjar presiden! Ini pemimpin kita. Hidup pak Ganjar," teriak jemaah bersahutan.
Kerumunan massa yang begitu antusias itu membuat Ganjar kesulitan berjalan. Meski begitu, Ganjar tetap ramah melayani warga yang meminta salaman dan foto bersama. Sesekali, ia berhenti saat bertemu jamaah lansia atau anak-anak. "Sabar ya, jangan dorong-dorongan. Sehat selalu ya," sapa Ganjar.
Lantunan selawat juga mengiringi langkah Ganjar menuju lokasi acara. Jajaran Banser dan Pagar Nusa juga ikut mengamankan Ganjar dari kerumunan massa untuk membukakan jalan.
Ganjar menghadiri acara puncak Seabad Nahdlatul Ulama di Gelora Deltras Sidoarjo yang juga dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo serta Wapres Ma'ruf Amin. Selain itu, sejumlah pejabat penting dan ulama besar se Indonesia juga hadir di lokasi itu.
Acara Seabad Nahdlatul Ulama digelar semalam suntuk sejak Selasa, (7/2) pukul 00.00 WIB. Sejumlah kegiatan dilakukan, di antaranya Lailatul Qiroah, Manaqib Syech Abdul Qodir Jailani, Qiyamul Lail, Ijazah Qubro, selawatan dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage