Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS Hari Ini
Nilai tukar rupiah diperkirakan masih tertekan pada Rabu 1 Juli 2026 dan berpotensi bergerak di kisaran Rp17.900-Rp17.950 per dolar AS.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Se-Indonesia Tahun 2023, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat perlindungan di sektor jasa keuangan. Jokowi menyinggung perusahaan milik taipan India Gautam Adani dan perilaku 'menggoreng' saham.
Jokowi mengamati masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan, baik asuransi, pinjaman online, investasi, tur haji, hingga umroh. Jokowi menuturkan pengawasan produk-produk jasa keuangan tersebut harus detail.
Presiden juga menuturkan, saat ini pemerintah tidak bisa bekerja dalam skala makro saja, tetapi juga harus mendetailkan pekerjaan di mikro.
BACA JUGA : Warga Jogja Makin Banyak Berinvestasi di Pasar Saham
"Hati-hati ada peristiwa besar. Minggu kemarin ada Adani, di India. Makronya bagus, mikronya ada masalah, hanya satu perusahaan, Adani kehilangan US$120 miliar, dirupiahkan Rp1.800 triliun," kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, Senin (6/2/2023).
Jokowi melanjutkan, goreng-menggoreng saham tersebut membuat seperempat produk domestik bruto (PDB) India atau sebesar Rp1.800 triliun hilang. Hal tersebut memberikan tekanan capital outflow dan menjatuhkan nilai tukar rupee India. Padahal, kata Jokowi, kondisi makro India masih bagus.
"Dilihat betul mana yang suka menggoreng. Goreng kalau pas dapet enak, tapi sekali pas kepleset, ya tadi saya sampaikan, Adani di India. Saya minta betul-betul, perusahaan asuransi, pinjol, investasi, dilihat betul," ucapnya.
Adapun Jokowi mengingatkan agar kejadian yang sudah-sudah seperti Asabri, Jiwasraya, Indosurya, hingga Wanaartha tidak terulang lagi.
"Mikro satu-satu diikuti. Rakyat hanya minta satu, duit mereka balik. Semuanya yang namanya pengawasan harus diintensifkan," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Crazy Rich India Gautam Adani menjadi sorotan dunia dalam sepekan terakhir. Gautam Adani kehilangan dana US$108 miliar atau setara dengan Rp1.600 triliun akibat skandal yang menjeratnya.
BACA JUGA : Harga Saham Gabungan Berpeluang Menguat di 19 Januari
Saham Adani Enterprises, perusahaan unggulan dari Adani Group, rencananya akan mulai dijual pada 25 Januari 2023 dalam penawaran saham sekunder terbesar di India.
Tepat sehari sebelumnya, firma investasi yang berbasis di AS Hindenburg Research menerbitkan sebuah laporan investigasi yang menuduh kelompok Adani selama puluhan tahun melakukan manipulasi saham dan penipuan akuntansi.
Hindenburg, yang berspesialisasi dalam investigasi short selling, bertaruh melawan harga saham perusahaan dengan harapan akan jatuh.
Adani Group menyebut laporan investogasi tersebut sebagai kombinasi jahat dari kesalahan informasi selektif dan tuduhan basi, tidak berdasar, dan mendiskreditkan. Namun, pernyataan itu tidak cukup untuk membendung ketakutan investor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Yamaha RW700 dan RW700 Explore dikabarkan hadir pada 2027 dengan mesin CP2, transmisi Y-AMT, serta fitur elektronik untuk perjalanan adventure.
Email palsu berkedok undangan wawancara dapat menyebarkan malware dan mencuri data. Kenali ciri-cirinya serta empat langkah untuk menghindarinya.
My Chemical Romance berencana menggarap album baru pada 2027 dan kemungkinan absen dari panggung sepanjang tahun sebelum kembali pada 2028.
KPK membuka peluang menghadirkan Ahmad Dhani sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai jika majelis hakim memerintahkannya.
Claude Code diklaim menemukan 214.856 file thumbnail di Google Pixel meski foto aslinya telah dihapus. Simak risiko privasi dan cara melindunginya.