Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Workshop ke-1 Riset Pemberdayaan, Kerjasama Ekonomi Antara Muslim dan Kristen di DIY di Ruang Seminar Pdt. Dr. Harun Hadiwijono, Universitas Kristen Duta Wacana, Kamis (19/1/2023). (ist)
JOGJA—Sinergitas antarumat beragama bisa memicu peningkatan taraf perekonomian.
Dosen Magister Manajemen Universitas Kristen Duta Wacana, Farsijana Adeney menyampaikan kerja sama ekonomi antarumat beragama telah terjalin dengan baik di DIY.
“Di DIY punya pengalaman hidup bersama, bekerja sama yang didorong ajaran agama yang benar,” katanya dalam Workshop ke-1 Riset Pemberdayaan, Kerjasama Ekonomi Antara Muslim dan Kristen di DIY di Ruang Seminar Pdt. Dr. Harun Hadiwijono, Universitas Kristen Duta Wacana, Kamis (19/1/2023).
Menurutnya, ajaran agama masing-masing menjadi dasar bagi tiap umat beragama menjalin kerjasama yang baik antarumat beragama. Dari kerjasama itu nantinya dapat membawa peningkatan ekonomi bagi masyarakat.
“Itu [kerja sama] sebagai keindahan dari kehidupan beragama. Tindakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan, agar setiap orang mendapat keadilan,” katanya.
Wakil Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY, Beny Susanto menyampaikan kerja sama antarumat beragama telah terjalin di DIY.
Ajaran agama, menurut Beny, menjadi pendorong umat beragama untuk berkontribusi membangun bangsa dalam bidang ekonomi. “Soal kemiskinan butuh panggilan iman, panggilan imam muslim, imam Kristen, perlu panggilan untuk berkontribusi membangun bangsa di sektor ekonomi,” katanya.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi DIY dapat dibangun dengan sinergi para pelaku ekonomi. “Sektor yang relatif butuh bergandengan di sektor UMKM. Semua pelaku ekonomi bagaimana saling mensinergikan, ekonomi kecil dan ekonomi besar,” katanya.
Dia menyampaikan, dalam kerja sama ekonomi, masih ditemukan adanya persoalan eksklusifitas dan intoleransi antarumat beragama. Meski persoalan tersebut bukan di sektor ekonomi secara langsung, namun berdampak ke sektor ekonomi. “Tidak cukup toleransi, kalau komitmen kita membangun bersama, ya untuk semuanya, bukan untuk satu kelompok,” katanya.
Ketua Majelis Jemaat Gereja Kristen Jawa Sarimulyo, Gunawan Adi Prabowo menyampaikan dialog agama saat ini bukan hanya terkait dengan sisi teologis, tetapi juga soal kehidupan.
Menurutnya, kerja sama antarumat beragama perlu terjalin agar peningkatan ekonomi masyarakat dapat terwujud. “Ketika berinteraksi, membangun jejaring dengan yang lain, berkat turun juga turun melalui relasi yang terbangun dengan yang lain, termasuk yang berbeda keyakinan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.