Ukraina Dituding Tembaki Permukiman Rusia saat Gencatan Senjata

Erta Darwati
Erta Darwati Senin, 09 Januari 2023 11:37 WIB
Ukraina Dituding Tembaki Permukiman Rusia saat Gencatan Senjata

Igor Konashenkov/wikipedia

Harianjogja.com, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Igor Konashenkov pada Minggu (8/1/2023) mengatakan militer Ukraina terus menembaki permukiman Rusia selama periode gencatan senjata.

Dia mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina telah menembakkan 78 peluru artileri dan mortir ke arah Kupyansk dan Krasny Liman.

"Selama periode gencatan senjata, militer Ukraina terus menembaki permukiman dan posisi Rusia," katanya, seperti dilansir dari TASS, Senin (9/1/2023).

BACA JUGA : Wanita Ukraina Klaim Diperlakukan Tak Pantas oleh Anak

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan pada 5 Januari 2023 bahwa ditetapkan gencatan senjata ke Ukraina.

Gencatan senjata itu dilakukan di sepanjang garis keterlibatan pertempuran di area operasi militer khusus dari pukul 12:00 pada 6 Januari hingga pukul 24:00 pada 7 Januari 2023.

Pihaknya juga mendesak Ukraina untuk memperkenalkan gencatan senjata sehingga warga sipil dapat menghadiri kebaktian Natal. Akan tetapi, pemerintah Ukraina bereaksi negatif terhadap gagasan Rusia terkait gencatan senjata untuk Natal.

Zelensky dengan tegas mengatakan bahwa Ukraina harus menggagalkan skenario Rusia, upaya ofensif baru Rusia harus gagal.

Belakangan ini, pejabat Kepala DPR Denis Pushilin mengatakan di saluran Telegram, bahwa Angkatan Bersenjata Rusia akan merespon jika pasukan Ukraina berusaha melanggar gencatan senjata di garis pertempuran.

BACA JUGA : Ukraina Sambut Ajakan Damai Vladimir Putin

Diketahui, pertempuran Rusia dengan Ukraina telah berjalan selama hampir 10 bulan, dan belum menunjukkan titik terang untuk perdamaian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online