Selama Januari-Maret 2024, PPATK Endus 1,44 Juta Transaksi Janggal di Perbankan
Sebanyak 324.058 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama periode Februari 2021-Maret 2024 ditemukan oleh PPATK
Bernard Arnault yang menjadi orang terkaya ketiga versi Forbes memperkenalkan budaya Paris.
Harianjogja.com, JAKARTA—Chairman dan CEO konglomerat barang mewah Louis Vuitton Moët Hennessy (LVMH) Bernard Arnault kini menjadi orang terkaya di dunia.
Berdasarkan laporan Forbes, Jumat (6/1/2023) Arnult memiliki kekayaan bersih yang luar biasa yaitu mencapai US$191,5 miliar atau setara dengan Rp3.002 triliun.
Tentunya, harta kekayaan yang bergelimang membuat beberapa miliarder menghamburkan uangnya dengan cara-cara yang beragam. Ada yang rela menghabiskan pendapatannya untuk beberapa hal, mulai dari barang bermerek, mobil mewah, hingga menghabiskan dana untuk membangun rumah megah.
Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya, bagaimana Bernard Arnult menghabiskan kekayaannya dan barang termahal apa yang dimiliki olehnya?
Melansir dari Augustman, berikut beberapa barang termahal yang dimiliki oleh Bernard Arnault. Simak ulasannya.
Dia memulai perjalanannya ke puncak pada tahun 1980-an saat pertama kali berkelana ke dunia fashion dengan modal US$15 juta dari bisnis konstruksi ayahnya.
Dia mendapatkan sisa dana sebesar US$65 juta dari Lazard untuk membeli Boussac, perusahaan induk Christian Dior saat itu – pada tahun 1985.
Sejak saat itu, Arnault telah mengakuisisi merek-merek mewah dan mendapatkan julukan seperti “the wolf in the cashmere coat” alias “serigala bermantel kasmir”
Pada tahun 1987, konglomerat LVMH muncul dengan melakukan merger antara Moët & Chandon dan Hennessy, di mana perusahaan tersebut merupakan produsen sampanye dan cognac terbesar di dunia.
Bernard Arnault pun menaklukkan merek-merek mewah terkemuka Eropa, termasuk merek couture Givenchy (1988), French perfume, make up dan perawatan kulit Prancis Guerlain (1994), merek barang-barang mewah kulit Prancis Céline (1996), merek perhiasan Italia Bvlgari (2011 ), couture house yang berbasis di Paris Christian Dior (2017), merek perhiasan dan aksesori mewah Amerika Tiffany & Co. (2020) dan label mewah Italia Off-White (2021), sehingga total menjadi 75 merek terkenal ada di bawah komandonya.
Tahun 2008 menandai hasrat Arnault untuk kapal pesiar ketika dia pertama kali mengakuisisi perusahaan pembuat kapal pesiar mewah Belanda Royal Van Lent dan produsen kapal pesiar terkenal Inggris Princess Yachts International dalam sebuah konsorsium masing-masing senilai lebih dari EUR 300 juta atau setara dengan Rp4,9 triliun.
Kapal pesiar mewah bernama Symphony yang dimiliki oleh Arnault, masuk ke dalam 100 superyachts terbaik dunia dan Feadship terbesar.
Symphony dapat menampung 36 penumpang dan merupakan Feadship pertama yang melewati batas 100 meter dan berukuran 101,5 meter atau sekitar 333 kaki.
Dirancang oleh Tim Heywood Design, Symphony adalah kapal pesiar ramah lingkungan, dengan menampilkan enam dek, struktur aluminium , tonase kotor hampir 3.000 GT, dan landasan helikopter.
Interior kapal pesiarnya pun didesain dengan mewah oleh Desain Interior Zuretti yang dilengkapi dengan jacuzzi, sauna, lounge, dan ruang makan untuk menampung 20 orang. Bahkan, kapal pesiarnya juga memiliki kantor dan ruang belajar pribadi, klub pantai, bioskop, area golf, dan pusat kesehatan.
23 rumah LVMH bekerja sama untuk membuat cognac, anggur, dan sampanye kelas atas di seluruh dunia. Merek utama termasuk Moët & Chandon, Hennessy, Krug dan Château d'Yquem.
Bernard Arnault dilaporkan memiliki Pulau Indigo, sebuah pulau pribadi seluas 135 hektar yang terletak di Bahama yang menawarkan tempat peristirahatan bagi orang kaya dengan harga sekitar US$300.000 per minggu atau setara dengan Rp4,7 miliar.
Bernard Arnult dikenal sebagai pribadi yang sangat menyukai koleksi karya seni kelas dunia.
Adapun, beberapa karya seni koleksinya ada dari Picasso, Andy Warhol, dan Henry Moore. Kedekatannya dengan seni dan budaya dapat dibuktikan dengan fakta bahwa LVMH telah berkelana ke banyak kegiatan artistik, termasuk dimulainya gagasan Yayasan Louis Vuitton pada tahun 2001, yang dibuka untuk umum pada tahun 2014.
Menurut Bloomberg, Arnault menyimpan koleksi artis paling terkenal di rumahnya di Paris.
Bernard Arnult memiliki Cheval Blanc dan Belmond Hotel yang menawarkan kemewahan yang tiada duanya. Cheval Blanc adalah hotel mewah dengan 72 kamar dan suite. Hotel ini juga memiliki butik LV dan Dior di tempat untuk berbelanja mewah.
LVMH memiliki lebih dari 46 properti hotel Belmond di 24 negara dan terus bertambah.
Arnault memiliki rumah tepi laut bergaya chateau yang besar di Saint-Tropez, Prancis, yang menampilkan beberapa kamar tidur, kolam renang luar ruangan, lapangan tenis, bioskop, dan tempat terpisah untuk staf.
Bernard Arnault dikabarkan menggelontorkan US$40 juta atau setara dengan Rp627 miliar untuk jet pribadinya, Dassault Falcon 7X. Sebelumnya, dia memiliki Bombardier Global Express 6000. Dia juga memiliki jet bisnis jarak jauh Bombardier Global 7500 yang dapat menampung hingga 19 penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Sebanyak 324.058 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) selama periode Februari 2021-Maret 2024 ditemukan oleh PPATK
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.