Dekan FK-KMK UGM Bawa Suara Komunitas Jalanan Indonesia ke Forum Pandemi Global
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Tangkapan layar kegiatan penmas Program Studi Teknik Industri dan Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan./istimewa
JOGJA—Program Studi Teknik Industri dan Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia mengadakan pengabdian masyarakat (penmas) untuk warga Malaysia.
Penmas digelar secara zoom yang ditujukan kepada PCIM Malaysia dan segenap warga negara Indonesia di Malaysia. Pemilihan pelaksanaan kegiatan secara daring ini mempermudah bagi kedua belah pihak, baik dari UAD ataupun warga masyarakat Malaysia.
Malaysia dipilih sebagai target kegiatan, karena tingginya jumlah penduduk Indonesia yang berada di Negeri Jiran itu baik yang sedang menempuh studi, atau mencari penghidupan. Kegiatan digelar juga sebagai bentuk tanggung jawab UAD sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkhidmat pada Persyarikatan Muhammadiyah untuk dapat membaktikan diri lebih baik dan lebih jauh lagi.
Ada dua tema yang diambil dalam penmas itu yakni kesehatan dan keselamatan kerja serta sertifikasi halal. Materi pengabdian yang diberikan berkaitan dengan aplikasi dan penerapan konsep 5S atau lebih familiar dengan istilah 5S yang disampaikan oleh Hapsoro Agung Jatmiko, selaku dosen Program Studi Teknik Industri.
Materi 5S lebih banyak menyinggung persoalan terkait dengan abainya masyarakat dan khususnya para pekerja pada kondisi lingkungan baik rumah ataupun kerja, sehingga menimbulkan masalah mulai dari tingginya stress akibat kondisi lingkungan yang berantakan hingga potensi hazard atau kecelakaan kerja.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan materi soal konsep halal sebagai persiapan menyambut dan menyiapkan bisnis halal bagi warga negara Indonesia yang disampaikan oleh Ika Dyah Kumalasari, yang merupakan dosen dari Program Studi Teknologi Pangan. Pada pemaparan materi terkait dengan konsep halal, pemateri lebih banyak menyinggung terkait dengan tata cara dan benefit pada pelaksanaan sertifikasi halal ini, hal ini tentu didorong dengan besarnya demand terkait dengan produk halal di dunia, sehingga semakin memperkuat pentingnya materi pengantar terkait konsep halal ini.
Acara ini dihadiri sekitar 30 orang secara daring dan mendapat antusiasme tinggi dari partisipan dibuktikan dengan adanya tanya jawab terutama pada materi halal yang menjadi concern utama masyarakat Indonesia di negeri Jiran tersebut. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata membawa isu komunitas jalanan Indonesia dalam forum kesiapsiagaan pandemi global di New York.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.