ALVA Bidik Pasar DIY, Motor Listrik Bisa Sewa Baterai Mulai Rp125 Ribu
ALVA memperluas pasar di DIY dan Jateng dengan skema sewa baterai motor listrik mulai Rp125.000 per bulan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama para mahasiswa di UIN Raden Mas Said Surakarta./Ist
SUKOHARJO- Perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam BEM Nusantara berkumpul di UIN Raden Mas Said Surakarta. Pertemuan ini menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, merupakan wujud merawat perbedaan dalam bingkai kebangsaan.
"Apresiasi saya luar biasa karena seluruh Indonesia kumpul di sini. Menurut saya dahsyat. Keinginan memperingati sumpah pemuda, merawat kebangsaan," kata Gubernur usai menjadi pembicara dalam acara pengukuhan BEM Nusantara dan Seminar Nasional di Aula UIN Raden Mas Said Surakarta, Senin (31/10/2022).
Gubernur berharap pertemuan mahasiswa yang membahas tentang kebangsaan dan merawat perbedaan tersebut dapat direalisasikan melalui aksi-aksi kreatif anak-anak muda yang mencerminkan kebangsaan.
"Tentu saya senang, ketuanya tadi bicara bagaimana nilai-nilai kebangsaan telah Bung Karno teriakkan waktu itu. Sekarang generasi muda musti menyiapkan diri untuk merespons itu. Banyak yang kreatif, yang inovatif menjadi sociopreuneur untuk menyelesaikan persoalan itu. Hari ini mereka sepakat untuk menjaga itu semua. Kalau begini kita selalu optimis," ungkapnya.
Gubernur menyakini anak-anak muda dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam BEM Nusantara itu pasti memiliki pengetahuan dan pemahaman kritis terhadap daerahnya masing-masing. Berbekal itu, banyak isu yang dapat mereka pilih untuk dibantu menyelesaikan. Salah satunya bisa terkait pendataan penerima bantuan BBM yang kurang akurat yang menyebabkan bantuan ketidaktepatan sasaran. Gubernur mengatakan, satu data Indonesia itu merupakan hal penting yang perlu diselesaikan. Mahasiswa yang memiliki intelektualitas, ilmu, metodologi, dan prosesnya bisa berkontribusi untuk menuntaskan.
"Mahasiswa bisa mengambil itu [ikut mengawasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran]. Atau empowering untuk mendorong mereka yang membutuhkan bisa didampingi. Mereka bisa berkontribusi. Bahkan mulai dari yang kecil soal data di desa melalui kuliah kerja nyata, di lingkungannya, atau di kampusnya," katanya.
Pada pertemuan tersebut, saat sesi tanya jawab, salah seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Boyolali sempat melontarkan pertanyaan kepada Gubernur tentang bagaimana memulihkan kewibawaan negara.
"Ya negara harus mengembalikan kewibawaannya. Kasus harus segera diselesaikan. Mengembalikan sesuatu dengan cepat itu penting," jawab Gubernur.
Terkait keamanan atau kondusifitas wilayah Jawa Tengah saat ini, dengan tegas Gubernur mengatakan dirinya siap pasang badan jika ada warganya yang merasa terancam.
"Ada yang merasa terancam di sini? Saya akan lindungi kamu. Kalau hari ini ada yang tidak aman, saya yang bertanggung jawab," tegasnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ALVA memperluas pasar di DIY dan Jateng dengan skema sewa baterai motor listrik mulai Rp125.000 per bulan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.