BPJS Kesehatan Disiapkan Suntikan Rp20 Triliun dari APBN
Menkeu Purbaya menyiapkan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, termasuk reaktivasi PBI dan penghapusan piutang iuran peserta.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memimpin upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/8/2022). /Dok.Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) akan minta klarifikasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal pernyataannya yang siap jadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
Seperti diketahui, Ganjar merupakan kader PDIP. Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa hanya ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang berhak menyatakan terkait capres dan calon wakil presiden (cawapres).
"Masalah capres ya belum dilakukan pengumuman oleh Bu Mega, ya tunggu saja momentumnya. Pak Ganjar pun akan kami minta klarifikasi terkait pernyataannya," jelas Hasto kepada awak media di GBK Arena, Jakarta, Minggu (23/10/2022).
BACA JUGA: BMKG Perkirakan Sejumlah Wilayah Hujan Lebat, Termasuk Jogja
Dia juga mengatakan Ganjar Pranowo akan diminta klarifikasi oleh Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun.
Di kesempatan terdahulu, Hasto juga mengatakan PDIP akan memberikan sanksi kepada setiap kadernya jika menyatakan nama capres dan cawapres sebelum ditetapkan oleh Megawati
“Siapa pun yang menyebut nama capres atau cawapres dari PDI Perjuangan sebelum Ibu Megawati menetapkan calon akan diberi sanksi. Saya, Pak Djarot, Pak Rudi Solo dan seluruh kader Partai juga akan mendapat sanksi disiplin jika melanggar ketentuan tersebut,” jelas Hasto kepada awak media di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta, Rabu (19/10/2022).
Sebelumnya, Ganjar juga telah menyatakan siap maju menjadi capres untuk Pilpres 2024 saat melakukan wawancara dengan stasiun TV swasta. Dia mengatakan akan selalu siap bekerja untuk bangsa.
“Untuk bangsa dan negara ini apa sih yang kita tidak siap,” ungkap Ganjar seperti yang disiarkan dalam kanal YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022) malam.
Meski begitu, dia sadar bahwa dirinya masih merupakan kader dari PDI Perjuangan (PDIP). Ganjar mengaku belum tahu apakah PDIP akan mengusungnya pada Pilpres 2024. “Saya tidak tahu apakah partai cukup percaya dengan saya,” ujarnya diikuti tawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya menyiapkan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan, termasuk reaktivasi PBI dan penghapusan piutang iuran peserta.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.