Polrestabes Semarang Optimistis Ungkap Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Terbakar
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, KEBUMEN — Sebuah kapal pencari ikan terbalik di perairan Kalidua, Mlirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (13/10/2022) tengah malam. Akibat kecelakaan laut itu, sebanyak enam anak buah kapal (ABK) tenggelam.
Beruntung, keenam ABK yang tenggelam itu mampu dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan pada Jumat (14/10/2022) pagi.
Informasi yang diperolehdari Basarnas Kantor SAR Cilacap, kapal motor yang tenggelam itu bernama KM Tauladan, milik warga Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap. Kapal itu berangkat dari Dermaga PPC Cilacap sejak Sabtu (8/10/2022) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
BACA JUGA : Kapal Pecah, Tiga Nelayan Gunungkidul Selamat
Namun pada Kamis sekitar pukul 22.00 WIB, kapal itu terbalik karena terhempas gelombang laut yang tinggi hingga mengakibatkan enam orang ABK, termasuk tekong kapal jatuh ke laut.
Meski demikian, tekong KM Tauladan, Dasino, berinisiatif naik ke atas perahu yang terbalik untuk meminta pertolongan. Menerima laporan itu, Basarnas Kantor SAR Cilacap langsung menerjunkan regu penyelamat untuk mengevakuasi enam ABK atau nelayan yang terombang-ambing di laut karena kapal yang ditumpangi terbalik.
“Jumat sekitar pukul 08.30 WIB, Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan enam orang ABK dalam keadaan selamat. Saat ditemukan, kondisi mereka mengapung pada jarak 3 nautical mail [NM] arah selatan dari lokasi kejadian. Selanjutnya, mereka langsung dievakuasi menuju Puskesmas Jetis untuk pengecekan kesehatan,” ujar Kepala Basarnas Kantor SAR Cilacap, Adah Sudarsa.
Sekadar informasi, enam nelayan atau ABK KM Tauladan yang terombang-ambing di laut setelah kapal yang ditumpangi terbalik itu adalah Safei, 27, warga Tanjungsari, Lampung Selatan; Darsino, 48, warga Maos, Cilacap; Sofyan Pribadi, 24, warga Maos, Cilacap, Riki Abdullah, 21, warga Maos Cilacap, Yosep A., 16, warga Maos Cilacap, dan Purwanto, 49, warga Ajibarang, Kabupaten Banyumas.
“Kami berpesan kepada seluruh nelayan yang beraktivitas di laut agar berhati-hati. Selalu pantau prakiraan cuaca maupun peringatan dini dari BMKG,” ujar Adah.
Dengan telah dievakuasi seluruh ABK dengan selamat, Adah pun menyatakan operasi tim SAR gabungan itu telah selesai. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi penyelamatan itu pun dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.