Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Anies Baswedan/JIBI-Bisnis.com-Pernita Hestin Untari
Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Koordinasi Kehumasan Mardani Ali Sera mengungkapkan mayoritas kadernya ingin Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) usungan partai di Pilpres 2024.
Meski begitu, Mardani mengatakan PKS tak bisa langsung mendeklarasikan Anies sebagai capres usungan partai tanpa membangun koalisi terlebih dahulu. Sebagai informasi, PKS hanya memiliki kursi sebanyak 8,7 persen kursi di DPR, artinya harus berkoalisi dengan partai parlemen lainnya untuk mencapai ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.
“Kader sih mayoritas ingin Anies. Tapi kan PKS tahu diri, cuma 50 kursi. Kalau kami deklarasi sendiri, tiba-tiba nanti kemudian [partai] yang lain takut, enggak mau deklarasi, kasihan Mas Anies-nya.” ujar Mardani dalam diskusi Ngopi dari Seberang Istana: 2024 Panggung Sandiwara atau Perubahan? di Amaris Hotel Juanda, Jakarta, Sabtu (17/9/2022).
Mardani juga menjelaskan banyak kader partai yang sudah dekat dengan Anies karena sejak Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu, PKS sudah mengusung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2014-2016 tersebut.
Selain Anies, dia juga mengungkapkan, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri juga menjadi capres potensial usungan partai di Pilpres 2024.
"Kalau internal Salim Segaf Al-Jufri, kalau eksternal Anies Baswedan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Mardani juga secara terang-terang mendukung kesiapan Anies untuk maju sebagai capres. Mardani juga mengatakan PKS akan mendukung tokoh hebat untuk mengumumkan diri maju berkompetisi di pesta demokrasi selanjutnya.
"Bravo Mas Anies. Dukung figur-figur berprestasi mengumumkan diri dan bersiap menuju 2024," jelasnya lewat pesan singkat, Jumat (16/9/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.