Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Hujan meteor Quadrantid tahunan di Qingdao, Provinsi Shandong, China./Antara-Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Memasuki September 2022, Anda akan disajikan penampakan fenomena langit atau astronomi yang memukau.
Di September 2022, akan ada banyak penampakan yang menakjubkan yang bisa Anda saksikan di langit.
Berikut fenomena langit yang bisa Anda saksikan sepanjang September 2022
Bulan berada 5 ° barat komet C/2017 K2 (PanSTARRS, 7.0ᵐ)
Bulan berada 5 ° di selatan Saturnus (0,4ᵐ)
Bulan menutupi bintang Aquarius (4.0ᵐ)
Bulan Purnama. Bulan akan terletak di sisi berlawanan dari Bumi karena Matahari dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi. Fase ini terjadi pada 09:58 UTC. Bulan purnama ini dikenal oleh suku asli Amerika awal sebagai Bulan Jagung karena jagung dipanen sekitar waktu ini sepanjang tahun. Bulan ini juga dikenal sebagai Harvest Moon. Harvest Moon adalah bulan purnama yang terjadi paling dekat dengan ekuinoks September setiap tahun.
Bulan menutup Uranus (5.7ᵐ)
Neptunus di Oposisi. Planet raksasa biru akan berada pada pendekatan terdekatnya dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Ini akan menjadi lebih terang daripada waktu lainnya sepanjang tahun dan akan terlihat sepanjang malam. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Neptunus. Karena jaraknya yang ekstrem dari Bumi, ia hanya akan muncul sebagai titik biru kecil di semua teleskop kecuali yang paling kuat.
Bulan berada di puncaknya, 404.555 km dari pusat Bumi
Bulan berada 3° selatan Pollux (β Gemini, 1,2ᵐ)
Bulan Baru. Bulan akan berada di sisi Bumi yang sama dengan Matahari dan tidak akan terlihat di langit malam. Fase ini terjadi pada 21:55 UTC. Ini adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati objek redup seperti galaksi dan gugusan bintang karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu.
• Bulan berada 2° di utara Venus (-3.9ᵐ)
Jupiter di Oposisi. Planet raksasa itu akan berada pada pendekatan terdekatnya dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Ini akan menjadi lebih terang daripada waktu lainnya sepanjang tahun dan akan terlihat sepanjang malam. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Jupiter dan bulan-bulannya. Teleskop berukuran sedang seharusnya dapat menunjukkan kepada Anda beberapa detail di pita awan Jupiter. Sepasang teropong yang baik akan memungkinkan Anda untuk melihat empat bulan terbesar Jupiter, muncul sebagai titik terang di kedua sisi planet ini.
Bulan berada 3° utara Spica (α Virgo, 1,0ᵐ)
Bulan berada 2° di utara Antares
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.