Menkeu Purbaya Rombak 36 Pejabat Eselon II, Terbanyak di Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
PDI Perjuangan (PDIP) resmi menyerahkan berkas pendaftaran menjadi peserta Pemilu 2024 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (1/8/2022) pagi./Dok. PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka tahapan pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024 pada Senin (1/8/2022).
Total, sudah ada sembilan parpol yang menyambangi kantor KPU untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya merupakan parpol parlemen, sedangkan sisinya parpol non-parlemen atau parpol baru.
“Khusus tahapan pendaftaran parpol, kategori yang kami gunakan adalah lengkap atau tidak lengkapnya dokumen,” jelas Ketua KPU Hasyim Asy’ari saat menerima parpol pendaftar di Kantor KPU, Senin (1/8/2022).
Hasyim menambahkan, pendaftaran parpol hari pertama berjalan lancar. KPU, lanjut Hasyim, masih akan membuka pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2024 hingga 14 Agustus 2022.
BACA JUGA: Tersangka Korupsi Perizinan Apartemen di Jogja Segera Disidang
Berikut sembilan parpol yang sudah mendaftar jadi calon peserta Pemilu 2024:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.