Mendag Ungkap Penyebab Harga Daging Sapi Masih Rp143.000 per Kg
Harga daging sapi rata-rata Rp143.000 per kg. Mendag Budi Santoso mengungkap masalah impor dan distribusi pasokan yang belum merata.
Tembok Benteng Keraton Kartasura, Sukoharjo, yang dijebol warga ditutup dengan seng, Rabu (27/4/2022)./Solopos-Magdalena Naviriana Putri
Harianjogja.com, SOLO-Benteng Kraton Kartasura kembali dijebol warga, Jumat (8/7/2022). Benteng yang dijebol saat ini adalah Dalem Singopuro di Desa Singopuran, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kejadian serupa juga pernah terjadi pada 21 April lalu namun pada titik yang berbeda. Saat itu, tembok benteng kraton yang dijebol warga yang berlokasi di Kampung Krapyak Kulon RT 002/RW 010, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tembok yang masuk cagar budaya itu dijebol menggunakan alat berat.
Berbicara kompleks benteng Singopuran, usianya sekitar 277 tahun. Benteng kuno itu telah didaftarkan sebagai objek diduga cagar budaya pada 2017.
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Siti Laela, Jumat, mengatakan sejarah rumah dan benteng Dalem Singopuro tak lepas dari Kraton Kartasura. Kala itu, Dalem Singopuro digunakan sebagai tempat tinggal patih Kraton Kartasura.
Baca juga: Benteng Kraton Kartasura Dijebol Warga dengan Alat Berat, Ini Alasannya
“Usia Benteng Singopuran [Dalem Singopuro] tak berbeda jauh dibanding benteng Kraton Kartasura. Namun, lebih tua Benteng Kartasura. Diperkirakan penghuni rumah di dalam benteng adalah keluarga patih saat berdirinya Kraton Kartasura,” kata dia dikutip dari Solopos.com-jaringan Harianjogja.com, Sabtu (9/7/2022).
Laela mengatakan saat bertemu dengan pemilik lahan, kondisi benteng masih utuh. Saat itu, pemilik lahan tak bercerita hendak menjebol benteng kuno tersebut.
“Saya bertemu langsung dengan Pak Sudino, pemilik lahan pada pekan lalu. Pemilik lahan sudah berganti tiga kali. Saya sampaikan informasi mengenai pendaftaran sebagai objek diduga cagar budaya melalui sistem registrasi nasional,” kata Laela.
Sebelumnya, Laela bersama Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mendatangi lokasi Benteng Kraton kartasura yang dijebol di Desa Singopuran pada Jumat. Rombongan Bupati Sukoharjo tiba di lokasi penjebolan benteng bata kuno sekitar pukul 13.00 WIB.
Didampingi forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Kartasura dan pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Etik mengelilingi kompleks rumah kuno sebelum bergeser ke benteng yang dijebol warga.
Bupati mengaku prihatin atas kasus penjebolan benteng yang kembali terulang di Kartasura. Belum lama ini, Benteng Baluwarti di Kampung Krapyak Kulon, Kelurahan/Kecamatan Kartasura dijebol oleh pemilik lahan pada April. Penjebolan benteng berusia ratusan tahun itu juga menggunakan alat berat.
“Sakbodo-bodone uwong mesti ngerti, mesti paham kalau ini benteng bekas keraton. Harusnya tanya-tanya dulu, koordinasi dengan ketua RT dan pemerintah desa sebelum menjebol benteng,” kata dia, Jumat.
Bupati menyampaikan perwakilan Disdikbud Sukoharjo telah bertemu langsung dengan pemilik lahan pada akhir pekan lalu. Mereka menyampaikan benteng bata kuno itu telah didaftarkan sebagai objek diduga car budaya kepada tim ahli cagar budaya.
Tim ahli cagar budaya hendak melakukan pengkajian secara mendalam terhadap bangunan benteng kuno. Sayangnya, benteng Kraton Kartasura itu telah dijebol oleh pemilik lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Harga daging sapi rata-rata Rp143.000 per kg. Mendag Budi Santoso mengungkap masalah impor dan distribusi pasokan yang belum merata.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.