OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi KTP elektronik atau e-KTP/Dirjen Dukcapil Kemendagri
Harianjogja.com, JAKARTA – Kesalahan cetak penulisan identitas pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) mungkin saja terjadi. Khusus untuk warga Jakarta, hal tersebut tidaklah perlu dikhawatirkan karena Anda bisa merubah identitas di e-KTP secara online melalui aplikasi Alpukat Dukcapil Jakarta tanpa harus mengantre.
KTP merupakan salah satu bentuk identitas resmi yang harus dimiliki setiap warga negara yang sudah menginjak usia 17 tahun. KTP memuat berbagai identitas individu mulai dari NIK, nama lengkap, tanggal lahir, hingga status perkawinan. Seperti yang diketahui bersama, saat ini KTP berlaku seumur hidup. Lantas bagaimana cara mengurusnya?
BACA JUGA: Media Malaysia Soroti Langkah Shin Tae-yong Yang Tak Ambil Istirahat
Peraturan terkait penggantian kesalahan penulisan identitas yang ada di KTP diatur dalam Peraturan Presiden No 25 tahun 2008. Perubahan identitas pada KTP merupakan kebutuhan penduduk yang harus dihormati negara.
Sebelum mengajukan perubahan identitas KTP secara online, Anda perlu melakukan pengecekkan terlebih dahulu. Cek nama ataupun identitas yang benar di dokumen lain.
Jika nama di KTP dinilai salah, maka komparasikan nama Anda yang tercantum pada dokumen lain seperti Ijazah, KK, Paspor atau Akta Kelahiran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.