Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM Hadirkan Ruang Kolaborasi
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Ist
PEKALONGAN-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung penuh Nahdlatul Ulama (NU) membekali anak-anak terkait antiradikalisme dan toleransi sejak Madrasah Diniyah (Madin). Ia siap memberikan dukungan dan bekerjasama untuk memuluskan program itu.
Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri acara Launching Madin NU se-Jawa Tengah di Pondok Pesantren PDF Walindo Pekalongan, Rabu (15/6). Dalam acara itu, hadir pula Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, Kakanwil Kemenag Jateng, H Musta'in Ahmad, Ketua RMI PWNU Jateng, KH Nur Machin Chudlori, Ketua RMI PBNU, KH Muhammad Dian Nafi' dan sejumlah ulama lainnya.
"Sebenarnya cita-cuta utamanya bagaimana anak-anak kita mulai dari madin itu sudah diajarkan Aswaja. Jadi itu benar-benar dilaksanakan dengan harapan kelak kemudian hari nilai-nilai keagamaan yang akan diamalkan itu sesuai dengan yang dikembangkan oleh NU," kata Ganjar dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (16/6/2022).
Selama ini lanjut dia, NU sudah memberikan contoh bagaimana beragama yang baik. Para sesepuh Nahdliyin telah menunjukkan rasa toleransi, rasa kemanusiaan yang tinggi dan selalu mendamaikan.
"Para sesepuh itu selalu adem dalam bersikap, ya bertindak dan berbicara. Itu adem semuanya. Inilah yang kemudian generasi mudanya harus disiapkan untuk itu," jelasnya.
Salah satu caranya adalah dengan melaunching Madin NU se-Jateng. Harapannya, sejak di bangku Madin, anak-anak sudah diajarkan dengan nilai-nilai Aswaja.
Ganjar justru berharap, tidak hanya di Madin, ajaran Aswaja bisa dilakukan disetiap jenjang pendidikan. Mulai Paud, TK, SD, SMP, SMA dan seterusnya.
"Kalau itu bisa, kita harapkan tidak ada lagi yang berkelahi pada urusan-urusan yang selama ini muncul di medsos. Seolah-olah kita menjadi terbelah-belah," tegasnya.
Padahal lanjut dia, ada tantangan masa depan yang semakin kompleks. Anak-anak harus disiapkan dengan modal nilai-nilai tersebut.
"Jadi ilmu pengetahuannya bagus, agamanya bagus, kepribadiannya bagus sehingga mereka siap menghadapi Indonesia di masa depan. Tentu kita akan dukung penuh, dan kami harap ada kerjasama antara NU dan Pemprov Jateng untuk mengembangkan ini ke level-level pendidikan yang lebih tinggi lagi," pungkasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.