PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Ilustrasi keracunan/JIBI
Harianjogja.com, SOLO—Kasus keracunan menimpa puluhan warga di Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (1/5/2022).
Kejadian yang menimpa warga itu bertepatan dengan malam takbiran atau menjelang Lebaran.
Kapolsek Jebres Kompol Suharmono menyebut total jumlah warga yang merasakan gejala seperti mual, lemas dan pusing ada 49 orang. Dari jumlah itu, hingg Minggu malam, 48 orang sudah dipulangkan dan satu orang lainnya dibawa ke RSUD dr Moewardi.
“Awal mulanya Sabtu [30/4/2022] pukul 17.30 WIB. Mereka makan tajil yang disediakan di Masjid At-Tin untuk 100 orang. Tapi ada 49 orang yang hari ini merasa mual dan pusing, kemudian dibawa ke klinik, sebanyak 48 dipulangkan, saatu dirujuk ke [RSUD] dr Moewardi,” ujar Soeharmono.
Pada Minggu malam, mobil ambulans berseliweran di kampung Gendingan, Pucangsawit, Jebres, Solo, untuk mengevakuasi dan membawa korban keracunan massal yang masih mengalami pusing, demam hingga mual.
Soeharmono menjelaskan mereka dirujuk ke beberapa rumah sakit, tetapi ada warga yang memilih sendiri RS yang dituju. Untuk jumlahnya, Soeharmono belum bisa mengonfirmasi.
“Malam ini sebagian yang masih mual dibawa ke RS, untuk yang ke RS, mereka dirujuk ke RS terdekat, tetapi warga yang dibawa juga bisa memilih RS yang dituju. Kami belum bisa mengonfirmasi jumlahnya, tapi kalau yang dibawa ke klinik tadi sebanyak 49 orang.” ujarnya.
Mengenai kondisi korban yang meninggal, Soeharmono menjelaskan korban memang sudah memiliki penyakit dalam sebelumnya dan meninggal sebelum sempat dibawa ke RS. “Kalau yang meninggal memang sudah sakit perut atau lambung, tapi ikut makan juga dan tidak sempat dibawa ke RS, meninggalnya pukul 17.00 WIB [Minggu],” ujarnya.
Naskah ini sudah tayang di Solopos.com dengan judul "Keracunan Massal di Pucangsawit Solo, Ini Penjelasan Kapolsek Jebres" selengkapnya di sini: https://www.solopos.com/keracunan-massal-di-pucangsawit-solo-ini-penjelasan-kapolsek-jebres-1309336?utm_source=terkini_desktop.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.