Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Pegawai di Butik Saniyya mengecek produk untuk pembeli secara online, Rabu (30/3/2022)./Istimewa
MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di wilayah ini agar terus meningkatkan pemasaran melalui media online di samping pemasaran secara langsung ke konsumen. Pemasaran secara digital bisa menjangkau konsumen lebih luas dan lebih efisien.
Kepala Bidang UMKM Dinas Perdagangan Koperasi & UKM Kabupaten Magelang, Hery Purwanto mengungkapkan Pemkab Magelang terus memfasilitasi UMKM untuk menerapkan pemasaran digital melalui beberapa platform, salah satunya adalah aplikasi Jelajah Magelang yang menjadi etalase potensi-potensi di Kabupaten Magelang. “Di aplikasi Jelajah Magelang, pelaku UMKM bisa promosi produk dan diharapkan berlanjut sampai jual beli," kata Heri, Kamis (31/3/2022).
Instansinya juga memfasilitasi UMKM agar masuk katalog elektronik (E-Katalog) yang merupakan platform pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah. Dengan cara ini, maka pembelanjaan Pemerintah bisa masuk ke UMKM, sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar 40% belanja pemerintah untuk mendukung UMKM lokal atau dalam negeri.
Upaya lain adalah berkoordinasi dengan Bank Bapas 69 yang merupakan bank milik Pemkab Magelang untuk mengembangkan aplikasi web promosi produk-produk UKM Kabupaten Magelang. "Sistem aplikasi ini masih dalam penyempurnaan agar bisa dipakai," jelasnya.
Disdagkop & UKM, lanjutnya, saat ini juga sedang mengembangkan aplikasi Sidumi yakni Sistem Informasi Pendataan Usaha Mikro yang bertujuan untuk pendataan digital. Aplikasi ini akan menjadi katalog atau etalase digital. Masyarakat yang membutuhkan produk UMKM bisa mencari informasi di Sidumi.
Heri optimistis produk-produk UMKM dari Kabupaten Magelang bisa mencapai pasar yang lebih luas untuk jenis produk yang memiliki nilai kekhasan. "Tapi harus diperhatikan bagaimana membuat konten yang menarik, promosi yang menarik untuk mengundang pembeli," katanya.
Pemilik usaha batik khas Magelang, Titin Saniyya mengungkapkan usahanya kini tengah mengembangkan pemasaran digital karena bisa menjangkau konsumen luar daerah. "Dari melihat katalog produk kami secara online, konsumen bisa langsung memesan. Penjualan menjadi lebih luas dan lebih efisien," katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat