OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bercerita tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2/2020). /Suara.com-Angga Budhiyanto
Harianjogja.com, JAKARTA--Bursa calon gubernur DKI kembali memunculkan nama Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta 2024 mendatang.
Nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk dalam perbincangan di internal PDI Perjuangan sebagai salah satu kandidat bakal calon gubernur DKI Jakarta 2024.
"Perbincangan di internal ada," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (11/1/2022), ketika ditanya soal nama-nama kandidat bakal calon gubernur DKI Jakarta dari papol tersebut.
Menurut Gembong, nama-nama itu baru sebatas perbincangan, tapi nama kandidat yang nantinya diusung untuk Pilgub DKI akan ditentukan oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
"Meskipun keputusannya ada pada DPP, tapi DPD DKI dapat memberikan catatan kritis siapa figur yang akan bertarung di Pilkada DKI Jakarta 2024," katanya.
Sementara itu, nama-nama lain yang beredar sebagai kandidat untuk maju dalam Pilkada DKI 2024 antara lain, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.Keduanya dinilai memiliki pengalaman yang bisa diunggulkan di DKI Jakarta.
"Keberhasilan Bu Risma membangun Surabaya, saya kira akan menjadi referensi tersendiri. Pengalaman Gibran juga tentunya akan menjadi catatan bagi partai. Partai akan mempertimbangkan kualifikasi dari kader yang akan maju," imbuh anggota DPRD DKI itu.
Gembong menegaskan, inventarisasi masalah di Jakarta perlu dilakukan agar eksekusi dapat segera dilakukan jika memenangkan Pilgub DKI 2024.
Menurut dia, beberapa persoalan yang bisa menjadi prioritas di Jakarta salah satunya terkait air bersih.
"Sampai hari ini soal air bersih belum tuntas. Persoalan itu harusnya jadi skala prioritas bagi gubernur yang akan datang. Siapa yang paling cepat bisa eksekusi, ini yang sedang kita godok," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.