Akun Lembaga Pemerintah Sering Kebobolan, Ini Sebabnya
Pengamat kemanan siber menilai akun media sosial dan laman daring lembaga pemerintah harus memiliki keamanan yang lebih canggih.
Ilustrasi startup/
Harianjogja.com, JAKARTA - Langkah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuat wadah untuk integrasi startup healthtech dinilai tepat asalkan regulasinya tidak menghambat perkembangan ekosistem.
Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community (Idiec) M. Tesar Sandikapura menyebut langkah pemerintah membuat wadah bagi para startup healthtech sudah tepat. Namun, regulasi yang ada harus disesuaikan agar tidak terlalu ketat sehingga menghambat inovasi.
"Menurut saya di satu sisi memang harus tegas dalam beberapa hal karena menyangkut kesehatan masyarakat. Namun, jangan terlalu ketat, nanti justru menghambat, karena ekosistemnya masih tumbuh," kata Tesar, Selasa (21/12/2021).
Dia menuturkan langkah membuat wadah regulasi tidak perlu diikuti dengan pembuatan inkubator dan akselerator bagi startup healthtech. Hal itu dinilai akan memberatkan sekaligus melampaui tugas Kemenkes.
Baca juga: Luhut Pertimbangkan Perpanjang Karantina Penumpang Internasional Jadi 14 Hari
Menurutnya, keberadaan inkubator sudah menjamur di lembaga pemerintahan. Fungsi inkubasi startup seharusnya diserahkan ke satu kementerian.
"Kita sudah ada Merah Putih Fund juga, Kemenkes fokus saja sebagai pengawas dan fokus ke pelayanan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Tesar menyebut Kemenkes tidak perlu mengeluarkan dana atau melakukan proses inkubasi terhadap startup. Langkah itu dinilai hanya menghambur-hamburkan anggaran untuk program yang tidak seharusnya dikerjakan Kemenkes.
Sementara, Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menyebut regulasi dan standarisasi yang dibuat oleh Kemenkes akan membuat persaingan startup healthtech lebih sehat. Adanya wadah bagi startup healthtech, akan meningkatkan kemungkinan startup healthtech menjadi unikorn tahun depan.
"Ini nanti juga akan melibatkan para investor, jadi Kemenkes akan undang para modal ventura dan investor," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pengamat kemanan siber menilai akun media sosial dan laman daring lembaga pemerintah harus memiliki keamanan yang lebih canggih.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.