OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi./Antara
Harianjogja.com, BENGKULU - Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Bengkulu pada Senin (13/12/2021) pagi.
Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi sekitar pukul 05.36 WIB.
#Gempa Dirasakan Magnitudo: 5.0, Kedalaman: 10 km, 13 Des 2021 05:36:58 WIB, Koordinat: 4.18 LS-101.22 BT (Pusat gempa berada di laut 123 km BaratDaya BENGKULU), Dirasakan (MMI): II Kota Bengkulu #BMKG https://t.co/foNXUMzNoI
— BMKG (@infoBMKG) December 12, 2021
Adapun pusat gempa berada di koordinat 4.18 LS-101.22 BT atau 123 kilometer Barat Daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer.
Meski kekuatan gempa tersebut cukup besar, BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami.
"#Gempa Dirasakan Magnitudo: 5.0, Kedalaman: 10 km, 13 Des 2021 05:36:58 WIB, Koordinat: 4.18 LS-101.22 BT (Pusat gempa berada di laut 123 km BaratDaya BENGKULU), Dirasakan (MMI): II Kota Bengkulu #BMKG," tulis akun resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.