Didukung Danantara, Armada Citilink Bertambah Jadi 43 Pesawat
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Salah satu bentuk layanan pelanggan (customer service) virtual di Bandara Lombok yang dikelola PT Angkasa Pura I./Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (persero) atau AP I mencatat pertumbuhan pergerakan penumpang sebesar 16,7 persen pada November 2021 dibandingkan dengan Oktober 2021 menjadi lebih dari 3,4 juta penumpang di tengah isu utang hingga Rp35 triliun.
Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan pada Oktober lalu, jumlah penumpang di bandara AP I sebanyak 2,86 juta. Faik menyebut jumlah penumpang pada November 2021 merupakan yang tertinggi sejak Januari 2021. Sebelumnya, pergerakan penumpang tertinggi terjadi pada Juni 2021 yaitu sebesar 3,4 juta pergerakan penumpang.
Pertumbuhan juga terjadi kepada pergerakan pesawat pada November 2021 yang tumbuh 12,1 persen dari 30.730 pergerakan pesawat pada Oktober 2021 menjadi 34.479 pergerakan pesawat pada November 2021. Begitu juga dengan trafik kargo yang tumbuh sekitar 1 persen dari 39,02 juta kg pada Oktober menjadi 39,04 juta kg pada November 2021.
BACA JUGA: Varian Omicron Diduga Sudah Menyebar di Indonesia
"Pergerakan penerbangan di 15 bandara yang kami kelola terus mengalami peningkatan pasca penerapan PPKM Darurat Juli lalu. Sepanjang November 2021 kami berhasil melayani hingga 3,4 juta penumpang atau mengalami peningkatan hingga 16,7 persen dibandingkan bulan Oktober di mana kami melayani 2,8 juta penumpang,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (7/12/2021).
Peningkatan tersebut, teerangnya, merupakan salah satu indikasi mulai kembalinya kepercayaan diri penumpang untuk melakukan perjalan udara seiring dengan semakin terkendalinya penanganan Covid-19 secara nasional.
Selain itu, peningkatan pergerakan penerbangan di tengah melandainya angka kasus Covid-19 di Tanah Air menunjukkan bahwa melakukan perjalanan udara melalui bandara adalah hal yang aman dilakukan dan bandara bukan merupakan penyebab munculnya klaster penularan Covid-19.
Adapun pergerakan penumpang tertinggi pada Oktober lalu terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang sebesar 739.406 pergerakan penumpang. Posisi kedua ditempati oleh Bandara Juanda Surabaya dengan 668.452 pergerakan penumpang, dan diikuti oleh Bandara I Gusti NgurahRai Bali sebanyak 555.897 pergerakan penumpang.
Sementara itu, total pergerakan penerbangan di 15 bandara AP I sejak Januari hingga November 2021 yaitu 24,69 juta pergerakan penumpang, 293.177 pergerakan pesawat, dan 340,98 juta kg kargo.
Pada November 2021, AP I melayani penumpang rata-rata 111.455 penumpang per hari di 15 bandaranya. Meski mencatatkan pertumbuhan rata-rata penumpang harian dibandingkan September lalu, peningkatan tersebut masih belum dapat menyamai kinerja harian sebelum penerapan PPKM Darurat, khususnya periode 18 Mei - 2 Juli lalu.
Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo membeberkan kondisi finansial yang dialami oleh AP I yang memiliki utang mencapai Rp35 triliun dan rugi per bulan mencapai Rp200 miliar.
Tiko, sapaan akrabnya menjelaskan beban keuangan yang mesti ditanggung oleh operator bandara pelat merah tersebut memang cukup berat dengan banyaknya bandara-bandara baru.
“AP I ini memang kondisinya berat, dengan utang Rp35 triliun dan rate loss [kerugian rata-rata] per bulan Rp200 miliar. Kalau tidak direstrukturisasi, setelah pandemi utangnya bisa mencapai Rp 38 triliun," kata Tiko dalam rapat dengan Komisi VI/DPR beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip