BGN Luncurkan Aplikasi Pengawas Kualitas Makan Bergizi Gratis
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Ilustrasi kegiatan pertanian./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, KLATEN-Kelompok tani dan peternak di Klaten menerima bantuan dengan nominal mencapai Rp5,282 miliar. Bantuan yang diberikan di antaranya dalam wujud alsintan, unit pengolahan pupuk organik (UPPO), hingga ternak.
Bantuan disalurkan secara simbolis di aula Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Selasa (16/11/2021). Bantuan berasal dari Kementerian Pertanian serta Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui aspirasi Ketua DPR, Puan Maharani.
Kepala DPKPP Klaten, Widiyanti, mengatakan total paket bantuan yang diberikan 38 paket. Bantuan itu berupa alat mesin pertanian (alsintan) meliputi lima unit combine harvester (mesin pemanen), satu unit power thresher multiguna type mobile (mesin perontok), empat unit cultivator (mesin pengolahan tanah sekunder), dua unit rice transplanter (alat penanam bibit padi), empat unit hand tractor roda dua, serta tiga unit traktor roda empat.
Bantuan unit pengolahan pupuk organik (UPPO) sebanyak lima paket, bantuan bioflok sebanyak dua paket, bantuan kambing kepada lima kelompok, serta bantuan ayam kepada tujuh kelompok.
Widiyanti mengatakan bantuan itu disalurkan untuk mengoptimalkan kegiatan pertanian, peternakan, maupun perikanan. Dia mengingatkan agar bantuan tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masing-masing kelompok.
Baca juga: Serikat Pekerja Desak Gubernur Gunakan Hak Diskresi Naikan UMP 2022
“Kami ingatkan bahwa bantuan ini untuk mengoptimalkan kegiatan pertanian. Jadi alsintan yang sudah diperbantukan kami harapkan benar-benar bisa digunakan dan dimanfaatkan kelompok. Apabila dari pengecekan kami alat itu tidak digunakan oleh kelompok, kami bisa pindahkan alat tersebut ke kelompok lain yang lebih membutuhkan,” jelas dia.
Widiyanti menjelaskan bantuan yang diberikan cukup banyak dengan nominal mencapai Rp5.282.000.000. Dia mengatakan satu unit combine harvester senilai Rp450 juta.
“Nilai itu setara dengan Fortuner [mobil Toyota Fortuner]. Tetapi bantuan ini jangan ditukarkan dengan Fortuner,” kata Widiyanti.
Bupati Klaten, Sri Mulyani, meminta agar bantuan yang sudah disalurkan dimanfaatkan dan dipelihara oleh masing-masing kelompok. Pemanfaatan bantuan terutama alsintan bisa disewakan oleh kelompok dengan hasil sewa digunakan untuk pemeliharaan alsintan.
Mulyani memastikan sudah ada anggota masing-masing kelompok memiliki kemampuan mengoperasikan alsintan yang diperbantukan.
“Tentu alat yang cukup canggih besar dan mahal ini harapan kami hasil panen bisa semakin meningkat, masyarakat ekonominya lebih baik, dan Klaten tetap menjadi penyangga pangan nasional,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.