24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Ilustrasi monyet/Pixabay
Harianjogja.com, NEW DELHI-Gara-gara ulah seekor monyet, seorang pria meninggal dunia.
Nahas, seorang pria di India dilempar batu bata oleh seekor monyet. Lemparan ini mengenai kepalanya dan membuatnya pingsan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Korban yang bernama Mohammad Kurbaan (30) dilempar batu bata oleh monyet dari lantai dua sebuah bangunan di New Delhi, India.
"Pada Senin malam, sekelompok monyet memindahkan kedua batu bata. Satu dilempar dari gedung dan yang lainnya ke dekat teras," kata polisi dilansir dari Daily Star.
Dikatakan, korban berada di area tersebut untuk membeli bahan pembuatan tas untuk bekerja.
BACA JUGA: Ini Urutan Kecepatan Internet Operator Seluler di Indonesia
Dalam penyelidikan polisi, pemilik bangunan Omprakash Mishra diangggap bersalah. Dia lalai karena meninggalkan batu bata di atas tangki air yang tujuan awalnya, agar monyet-moyet tidak masuk ke dalam.
The Indian Exspress melaporkan, monyet-monyet melemparkan batu bata yang ada. Sebagian mendarat di teras rumah dan ada juga yang mengenai kepala korban.
Monyet liar telah menjadi gangguan yang membahayakan di beberapa bagian India akhir-akhir ini.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Dilempar Batu Bata oleh Monyet, Pria Ini Tewas"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.