BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Peresmian penyambungan listrik daya 5.500 VA yang mensuplai Kebutuhan Listrik Kebun Melon dengan sistem Hidroponik pada Rabu (13/10/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, BLORA - Program Electrifying Agriculture PLN telah dimanfaatkan banyak pelaku usaha agribisnis di Jawa Tengah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, maupun peternakan. Program ini menawarkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal bagi para pelaku usaha.
Electrifying Agriculture juga mulai merambah ke sektor perkebunan, salah satunya kebun melon yang dikelola oleh BumDes Samin Mandiri yang berada di Desa Klopoduwur, Kabupaten Blora.
Peresmian penyambungan listrik daya 5.500 VA yang mensuplai Kebutuhan Listrik Kebun Melon dengan sistem Hidroponik ini diselenggarakan pada Rabu (13/10/2021).
Acara ini dihadiri oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra, Bupati Blora, Arif Rohman beserta jajarannya, dan Ketua BumDes Samin Mandiri, Sugeng Kurniawan.
"Program ini merupakan komitmen PLN untuk mengambil bagian dalam terwujudnya pertanian Indonesia yang modern. Dengan listrik PLN, kami harapkan dapat menjadi solusi yang lebih efektif dan efisien kepada para petani," terang Irwansyah dalam sambutannya.
Irwansyah berharap dengan masuknya listrik, produktivitas akan semakin baik dan biaya operasional semakin murah serta ramah lingkungan.
Ketua BumDes Samin Mandiri mengungkapkan semenjak menggunakan listrik PLN, produktivitas pun meningkat.
"Ini sebenarnya tanaman melon yang kedua kalinya, yang pertama sudah berjalan dan sudah panen namun saat itu belum ada listrik sehingga pertumbuhan melonnya tidak maksimal karena kekurangan air. Untuk tanaman yang kedua alhamdulillah mendapat bantuan listrik," ungkap Sugeng.
Sebelumnya, 2 Lokasi Gedung perkebunan melon milik BumDes yang masing-masing berkapasitas 1.300 dan 1.700 benih melon ini mengunakan sistem manual.
"Kami mengucapkan terima kasih sebagai wakil dari pemerintah desa dan juga BumDes karena ini sangat sangat bermanfaat sehingga ke depan dapat berproduksi lebih maksimal," tambahnya.
Senada dengan Sugeng, Bupati Blora menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas terwujudnya program Electrifying Agriculture di wilayahnya.
"Ini salah satu program PLN yang sangat luar biasa, saya sangat apresiasi, karena memang kendala di Blora ini salah satunya air, kalo ada listriknya saya kira ini akan sangat membantu", kata Arif.
Ke depannya, diharapkan sinergi antara PLN dengan pelaku usaha agrikultur maupun Pemda akan semakin erat dan harmonis kedepannya sehingga dapat bermanfaat bagi pembangunan dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat Kabupaten Blora terutama di masa pandemi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.
Sebanyak 7.990 atlet akan mengikuti Porprov Jateng 2026 dan memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.
Paus Leo XIV mengingatkan bahaya AI dalam seni dan mendesak karya manusia dibedakan dari hasil mesin yang diproses algoritma.
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.