Pesan Muhammadiyah di Idul Adha 2026: Kurban Perkuat Solidaritas
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Kementerian Kesehatan mengumumkan mulai hari ini, Kamis (7/10/2021), skrining Covid-19 melalui Pedulilindungi sudah bisa diakses di 15 aplikasi lain.
Dengan demikian, warga bisa melakukan skrining Covid-19 di tempat publik melalui aplikasi lain di ponselnya, selain melalui aplikasi Pedulilindungi itu sendiri.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Pedulilindungi yang memeriksa status vaksinasi dan PCR test seseorang ini akan diterapkan di enam kegiatan masyarakat.
Keenam kegiatan masyarakat tersebut antara lain; Perdagangan, Transportasi, Pariwisata, Perkantoran atau Pabrik, Keagamaan, dan Pendidikan.
"Dengan adanya QR Code yang di-scan untuk memulai suatu aktivitas, diharapkan kalau terjadi kasus positif kita bisa dengan cepat mengetahui siapa saja yang ada di tempat tersebut pada waktu tersebut, akan membantu proses tracing," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Kamis (7/10/2021).
Baca juga: Saat Ini, Ada Orang Rela Bayar Mahal Demi Wisata yang Bersih
Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji menjelaskan total ada 50 aplikasi yang akan terkoneksi dengan Pedulilindungi, namun yang sudah terintegrasi baru 15 aplikasi.
Ke-15 aplikasi itu antara lain; Gojek, Grab, Tokopedia, Shopee, Tiket.com, Loket.com, Traveloka, DANA, Livin\' by Mandiri, Cinema XXI, LinkAja!, GOERS, JAKI, BNI Mobile, dan M-Cash.
"Dan serta beberapa mitra lainnya yang saat ini sedang dilakukan uji coba menggunakan API Pedulilindungi ini," kata Setiaji.
Seluruh proses ini bekerja sama dengan Pusat Data Nasional yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan dukungan keamanan data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Setiaji menegaskan potensi kebocoran data pengguna sudah diantisipasi dengan memutus Application Programming Interface (API) yang telah terhubung dengan puluhan aplikasi lain tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
MUI menilai penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden sah secara syariat karena termasuk bantuan sosial untuk masyarakat.
Menag Nasaruddin Umar menyebut Iduladha 1447 H menjadi momentum berbagi agar seluruh masyarakat bisa menikmati gizi hewani.
Belanda resmi merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk jadi kapten, Memphis Depay masuk skuad.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.