Ingat! Jangan Minum Obat dengan 5 Minuman Ini, Bisa Berbahaya
Minuman energi juga termasuk di antara minuman yang menurut para peneliti harus Anda hentikan untuk mendorong obat-obatan pada tubuh.
Ketua Satuan Tugas Covid-19 IDAI , Dr. Yogi Prawira/webinar IDAI
Harianjogja.com, JAKARTA— Euforia kembalinya sekolah tatap muka turut menjadi perhatian dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Ketua Satuan Tugas Covid-19 IDAI , Dr. Yogi Prawira mengatakan jika pembelajaran tatap muka bagi anak memerlukan peraturan yang aman dan matang untuk di adaptasi.
“Yang pertama anak bisa tertular, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh IDAI itu adalah masa dimana anak berada terus di rumah, tepatnya tidak terpapar dunia luar, namun hasilnya sangat banyak,” katanya secara virtual pada acara yang digelar oleh IDAI, Minggu (26/9/2021).
Berdasarkan Informasi, data yang dikeluarkan oleh IDAI dari perolehan Case Fatality Rate (CFR) pada Maret-Desember 2020, kasus Covid-19 anak di Indonesia ada 522 kematian dari 35.506 kasus suspek (CFR 1.4 persen), dan 177 kematian dari 37.706 kasus terkonfirmasi (CFR 0.46 persen).
Yogi menambahkan, kekhawatiran anak kembali sekolah tatap muka yang kedua yaitu anak bisa menularkan. Ada beberapa studi yang menyatakan jika anak yang tertular, walaupun gejalanya ringan namun konsentrasi virusnya tetap tinggi sehingga berisiko menularkan ke orang lain.
Ada banyak area abu-abu yang hingga saat ini menurut Yogi masih belum banyak di pahami banyak orang. salah satunya adalah Long Covid pada anak. Pada anak yang terpapar, baik itu gejala ringan atau sedang, belum diketahui hingga kapan anak akan merasakan keluhan dari Long Covid.
Maka dari itu, yang paling penting adalah melakukan semua pencegahan secara bersamaan. Hal itu dikarenakan semua pencegahan memiliki risiko untuk terpapar. Namun, jika dikerjakan secara bersamaan maka risiko penularan bisa di tekan. Jangan sampai ada guru atau murid yang copot masker atau berkumpul.
“Sekolah adalah tempat bagi anak-anak yang sudah tahu dan disiplin mengerjakan protokol kesehatan. Jadi, bagi orang tua yang menginkan anaknya untuk pembelajaran tatap muka maka harus melatih anak sejak di rumah. Jangan diterjunkan keluar sana tanpa dibekali dengan apa yang harus dikerjakan,” kata Yogi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Minuman energi juga termasuk di antara minuman yang menurut para peneliti harus Anda hentikan untuk mendorong obat-obatan pada tubuh.
Gempa Magnitudo 4,8 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah, dan getarannya terasa hingga Palu pada Sabtu sore.
Kosti memperluas komunitas sepeda ontel hingga Papua Tengah dan menargetkan generasi muda melalui program kampus dan sekolah.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.