Iran dan Oman Sepakati Rute Pelayaran, Hormuz Belum Normal
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG- Guna menjamin akurasi data Covid-19, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengusulkan pembentukan tim verifikator untuk mengecek dan memeriksa data yang masuk di tingkat kecamatan.
"Pendataan yang cepat, akurat, dan sinkron sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan penularan dan penanganan pasien COVID-19," katanya di Semarang, Jumat (27/8/2021).
Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng menyebut selama ini tidak sedikit data di tingkat Puskesmas yang terlambat akibat pendataan masih dibebankan kepada tenaga medis yang memiliki tugas pokok pelayani pasien.
Baca juga: Segini Ketersediaan Bed RS untuk Pasien Covid-19 di Bantul
Menurut dia, keterbatasan jumlah tenaga medis dan penambahan tugas memasukkan data sekaligus memverifikasi membuat para tenaga kesehatan kewalahan.
Jika di satu kecamatan dilaporkan ada satu warga positif dan dilakukan pelacakan, lanjut Gus Yasin, tim verifikator akan turun untuk mengecek.
"Mereka akan memastikan data dalam laporan, seperti alamat, \'tracing\', serta kondisi pasien COVID-19 yang tercatat sudah sesuai dan sinkron dengan data di tingkat kabupaten, provinsi, pusat, serta data lembaga lainnya seperti TNI/Polri," ujarnya.
Penjabat Sekda Jateng Prasetyo Aribowo menambahkan klaster COVID-19 yang ada di Jateng masih didominasi oleh klaster keluarga disusul klaster perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
DPRD DIY menilai cetak ulang buku pelajaran hanya karena huruf terlalu kecil tidak urgen. Anggaran pendidikan diminta lebih tepat sasaran.
Chip AI Nvidia Jetson Orin ditemukan pada sisa rudal Rusia S-71M. GUR menduga komponen itu terkait kemampuan otonom rudal.
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
Hacker Iran diduga menyerang puluhan fasilitas air AS. Serangan mengganggu operasional dan mengekspos kerentanan sistem air.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.