Putra Tri Ramadani Lolos Semifinal Lead World Climbing Chamonix
Putra Tri Ramadani lolos ke semifinal lead World Climbing Chamonix 2026. Indonesia juga meloloskan lima atlet speed ke babak 16 besar.
Ilustrasi kegiatan Pramuka./Ist
Harianjogja.com, JAKARTA-Tanggal 14 Agustus merupakan peringatan Hari Pramuka. Pada tahun ini, Hari Pramuka 2021 akan bertepatan dengan peringatan ke-60 tahun. Namun tahukah kamu, siapa Bapak Pramuka Indonesia?
Bapak Pramuka Indonesia atau Bapak Pramuka Nasional adalah Sultan Hamengkubuwono IX. Mengapa Sultan Hamengkubuwono IX bisa dipilih menjadi Bapak Pramuka? Simak ulasannya berikut ini.
Awal Terbentuknya Hari Pramuka dan Kiprah Sultan Hamengkubuwono IX
Sejak 14 Agustus 1961, Hari Pramuka ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 tentang gerakan pramuka.
Pada tanggal tersebut, Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) secara resmi memperkenalkan gerakan Pramuka dengan menetapkan Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Ketua Kwartir Nasional pertama. Hingga kini Sultan Hamengkubuwono IX dikenal sebagai bapak Pramuka Indonesia.
Sultan Hamengkubuwono IX memiliki peran penting dalam perkembangan awal Pramuka di Indonesia. Ia menjabat selama 4 periode sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada tahun 1961 hingga tahun 1974.
Tahukah kalian bahwa istilah Pramuka itu juga diciptakan oleh Hamengkubuwono IX? Yup, nama Pramuka diinisiasi oleh Sultan Hamengkubowono IX.
Kata "Pramuka" berasalkan dari kata Poromuko yang memiliki arti pasukan terdepan dalam perang. Kata Pramuka memiliki singkatan yakni “Praja Muda Karana” atau “Jiwa Muda yang Gemar Berkarya”.
Asal Mula Pramuka dan Pembentukan
Gerakan Pramuka diawali oleh organisasi Belanda dengan nama Nederlandesche Padvinders Organisatie (NPO) pada tahun 1912, dan kemudian berubah nama menjadi Nederlands Indische Padvinders Vereniging (NIVP) pada tahun 1916.
Mangkunegara VII kemudian membentuk sebuah organisasi kepanduan pertama yang bernama Javaansche Padvinder Organisatie (JPO).
Gerakan ini kemudian menyebar menjadi banyak organisasi seperti Hizbul Wathan dari Muhammadiyah, Nationale Padvinderij (Boedi Oetomo), Sarekat Islam Afdeling Padvinderij (Sarekat Islam), dan Nationale Islamietische Padvinderij (Jong Islamieten Bond).
Pada masa kemerdekaan, organisasi kepanduan mulai tidak terdengar kembali. Presiden Soekarno kemudian menginginkan untuk menyatukan semua gerakan kepanduan yang ada di Indonesia.
Pada tanggal 9 Maret 1961, Presiden Soekarno mengumpulkan berbagai tokoh gerakan organisasi kepanduan. Presiden Soekarno menyatakan bahwa organisasi kepanduan harus diperbaiki dan digabung menjadi satu. Pakhirnya 14 Agustus 1961 dibentuklah Pramuka atas usulan Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Itulah sejarah singkat Hari Pramuka berserta kiprah Sultan Hamengkubuwono IX yang kita kenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia. Selamat Hari Pramuka 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Putra Tri Ramadani lolos ke semifinal lead World Climbing Chamonix 2026. Indonesia juga meloloskan lima atlet speed ke babak 16 besar.
KPK merespons pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi terkait Febrie Adriansyah ke Kejaksaan dan mengajak publik menghormati proses hukum.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.