Brando Susanto Meninggal Dunia di Halal Bihalal PDIP, Terjatuh Saat Memberikan Sambutan
Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP Brando Susanto meninggal dunia pada acara Halal Bihalal DPD PDIP di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Brando se
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada warga di GOR Pangadegan, Jakarata, Kamis (10/6/2021). Kementerian Kesehatan memulai program vaksinasi Covid-19 tahap ketiga yang menyasar sekitar 4,8 juta penduduk wilayah DKI Jakarta pada kelompok usia minimal 18 tahun. Vaksinasi tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2021. Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya memutuskan bagi warga yang belum atau tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK) tetap dapat melakukan vaksinasi Covid-19.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran nomor HK.02.02/III/15242/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Rentan dan Masyarakat Lainnya yang Belum Memiliki Nomor Induk Kependudukan yang dikeluarkan oleh Kemenkes RI.
Seperti diketahui, salah satu syarat bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin adalah dengan melakukan administrasi menggunakan NIK atau E-KTP. Namun, banyak masyarakat yang mengeluh tidak bisa mendapatkan vaksin Covid-19 karena tidak bisa mencantumkan KTP hingga NIK yang telah dipakai orang lain.
Kemenkes mengatakan lokasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang belum memiliki NIK dapat dilakukan bersama-sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di satu lokasi pelayanan yang disepakati dengan demikian masyarakat dapat terlayani dan kebutuhan NIK dapat terpenuhi secara bersamaan.
Dilansir dari akun Twitter Indonesia Baik (@IndonesiaBaik), masyarakat yang belum memiliki NIK umumnya berasal dari kalangan sebagai berikut:
1. Kelompok penyandang disabilitas
2. Masyarakat adat
3. Penghuni lembaga pemasyarakatan
4. Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)
5. Pekerja migran Indonesia bermasalah (PMIB).
Berikut cara pendaftaran dan alur vaksinasi Covid-19 bagi warga yang tidak memiliki NIK:
1. Masyarakat yang belum memiliki NIK datang ke lokasi vaksinasi Covid-19.
2. Petugas Dukcapil mendata masyarakat yang tidak memiliki NIK untuk dibuatkan NIK baru.
3. Dilakukan screening kesehatan.
4. Setelah lulus screening, masyarakat akan menerima vaksinasi Covid-19.
5. Seusai vaksinasi, masyarakat akan mendapatkan sertifikat vaksinasi Covid-19.
Hai SohIB! Belum #Vaksin karena tidak punya #NIK? Sekarang sudah bisa kok. Bagaimana alurnya? #IndonesiaBaik #YangMudaSukaData #ProgramPemerintah #Infografis #Vaksinasi #IndonesiaBangkit #SemuaWajibPakaiMasker #COVID19 #KominfoNewsroom @KemenkesRI pic.twitter.com/qNwvMkdmuE
— Indonesia Baik (@IndonesiaBaikId) August 7, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP Brando Susanto meninggal dunia pada acara Halal Bihalal DPD PDIP di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Brando se
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.