Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Sejumlah prajurit TNI AL melakukan latihan parade roll di atas KRI Dewaruci saat berlayar menuju Jakarta, di perairan Laut Jawa, Jawa Timur, Selasa (15/8). Pelayaran tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Pada pelayaran tersebut akan dilakukan upacara di tengah laut pada 17 Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Harianjogja.com, JAKARTA – Viralnya video seorang wanita yang sedang mengikuti pendaftaran calon prajurit TNI membuat banyak kaum hawa penasaran tentang cara dan tahapan mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI.
Saat ini, TNI Angkatan Laut (AL) membuka kesempatan bagi para pemuda dan pemudi Indonesia untuk dididik menjadi bintara TNI AL pada gelombang kedua tahun 2021.
Persyaratan dan tahapan pendaftaran bagi perempuan untuk menjadi prajurit TNI tidak ada perbedaan dengan laki-laki.
Pendaftaran calon prajurit TNI dibuka secara online melalui laman al.rekrutmen-tni.mil.id mulai tanggal 1 - 19 Agustus 2021. Validasi pendaftaran (daftar ulang) akan diadakan pada tanggal 7 – 19 Agustus 2021 yang akan dilakukan di lokasi Panda (Panitia Daerah) masing-masing.
Melalui laman resmi al.rekrutmen-tni.mil.id, berikut persyaratan umum untuk para pemuda dan pemudi yang ingin mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI AL:
1. Warga negara Republik Indonesia, pria dan wanita, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945, bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS)
2. Usia serendah-rendahnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 31 Oktober 2021
3. Berijazah minimal lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan dengan nilai rata-rata (UAN ditambah UAS) minimal 55,00
4. Tinggi badan minimal 163 cm untuk Caba Pria dan 160 cm untuk Caba Wanita dengan berat badan seimbang
5. Berkelakuan baik dan tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi Prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap disertai dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat
6. Sehat jasmani dan rohani, tidak bertato atau bertindik maupun bekasnya, tidak buta warna dan tidak berkaca mata/ memakai softlens
7. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma dan selama 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan
8. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat mulai dilantik menjadi Sersan Dua
9. Bersedia ditempatkan di manapun di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
10. Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) sesuai dengan tempat pendaftaran terdekat sesuai domisili Calon
11. Surat Keterangan Domisili Calon dari Koramil/Kodim Setempat
12. Berdomisili Minimal 6 bulan di Wilayah Panda/tempat Pendaftaran terdekat yang dinyatakan sah secara administrasi maupun fakta
13. Memiliki kartu BPJS atau kartu jaminan kesehatan dan sejenisnya
Berikut cara mendaftar bagi pemuda/pemudi yang ingin mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI AL:
Pihak TNI AL menegaskan, selama proses penerimaan calon prajurit TNI berlangsung, tidak ada biaya yang dipungut kepada para calon pendaftar. Apabila ada pihak yang mengatasnamakan panitia untuk membayar sejumlah uang, segera laporkan ke lokasi panitia daerah terdekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.