Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Pertama kalinya di Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan saat ini, mulai 1 Juli 2021 anak usia 12-17 tahun sudah boleh disuntik vaksin Covid-19.
Menurut Anies, DKI Jakarta merupakan Provinsi pertama di Indoensia yang menerapkannya. Kegiatan vaksinasi ini pertaman kali digelar nya di SMAN 20, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Vaksin yang disuntikan kepada anak itu merupakan jenis Sinovac.
Anies menjelaskan pemberian vaksinasi pada anak sudah melewati proses pengkajian dengan tim kesehatan. Sudah dilaksanakan juga uji kelayakan vaksin jenis Sinovac bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), agar sesuai dosisnya bagi anak-anak.
Baca juga: Pandemi, Menko Airlangga Beri Penghargaan untuk Sinetron Ikatan Cinta
"Pagi hari ini tanggal 1 Juli 2021, anak anak di DKI Jakarta sudah mulai mendapatkan vaksinasi," ujar Anies di lokasi, Kamis (1/6/2021).
Anies menjelaskan, pemberian vaksin bagi anak ini merupakan babak baru penanganan pandemi Covid-19 di ibu kota. Selain itu kebijakan ini juga mempercepat proses vaksinasi yang targetnya sudah 7,5 juta orang disuntik akhir Agustus 2021.
"Pada 1 Juli ini menandai babak baru, kita ingin anak-anak selamat, sehat, bisa bersekolah kembali, mampu meraih masa depan yang bisa lebih baik dari kita semua," kata Anies.
Anies mengatakan, pada masa pandemi ini, keselamatan adalah nomor satu, dan yang utama. Oleh karena itu, begitu pemerintah mengizinkan melalui BPOM untuk penggunaan vaksin bagi anak anak, Pemprov DKI Jakarta disebutnya langsung bergerak cepat.
Baca juga: Hasil Studi: Terapi Plasma Konvalesen untuk Pengobatan Tambahan Covid-19
"Anak-anak kita harus terlindungi, terbebaskan dari wabah COVID-19 ini, dan mereka harus mengambil masa depan yang lebih baik," katanya.
Anies pun mengajak agar orang tua mengajak atau kesadaran anak sendiri untuk mengikuti program vaksinasi. Terlebih lagi sekarang ini ada berbagai macam Covid-19 varian baru yang lebih mengkhawatirkan.
"Apalagi dengan adanya varian baru, yang terbukti banyak mengenai anak-anak, dan kita perlu sekali memastikan anak-anak kita terlindungi, dan tidak menghadapi kondisi sulit akibat keterpaparan dengan virus Sars-Cov2, yang menghasilkan penyakit Covid-19," pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.