Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Masyarakat harus bisa menyaring informasi dari tokoh masyarakat khususnya yang anticovid dan antivaksin./ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir gerah dengan perilaku beberapa tokoh publik anticovid dan antivaksin yang membuat masyarakat tidak percaya adanya virus Corona.
Haedar mengatakan banyak sekali tokoh masyarakat di daerah yang memberikan pernyataan menyesatkan. Hal tersebut telah menyebabkan pemburukan, yang berdampak pada peningkatan kasus Covid-19 dan lalainya menjalankan protokol kesehatan.
Dia mengatakan bahwa muncul teori konspirasi, muncul teori-teori politik bahwa Covid ini adalah buatan manusia. Ini bisa menciptakan berbagai hal, pembunuhan manusia secara masif.
“Bagi masyarakat awam, pandangan bisa dipahamkan. Yang paling repot itu mereka yang merasa tahu padahal sesungguhnya tidak tahu atau sok tahu,” ujar Haedar yang telah dilansir dari laman resmi muhammadiyah.or.id, Jumat (25/6/2021).
Haedar juga menyebutkan bahwa beberapa tokoh anticovid dan antivaksin tersebut menggunakan ilmu dan ayat-ayat suci Alquran yang tidak sesuai dengan isi ujaran sesat yang mereka umbar ke masyarakat.
“Bahkan ada yang ngutip-ngutip ilmu, agama, menggunakan ayat-ayat yang sejatinya juga tidak pas. ‘Kenapa sih takut Covid, takut itu kepada Allah, inna shalati wa nusuki wa maa yahya lillahi rabbil alamin’, menggunakan ayat tidak pas itu, tidak di situ tempatnya,” jelas Haedar.
Haedar berpendapat bahwa perilaku mereka sangat tidak bertanggung jawab. Dia juga berpesan agar lebih baik mereka yang berkeyakinan konspiratif dapat mengajukan data yang mereka punya ke pengadilan internasional.
Haedar juga menyayangkan sikap tokoh masyarakat anticovid dan antivaksin yang menuduh epidemiolog. Ada juga tokoh masyarakat yang menuduh epidemiolog sedang bersekongkol dengan ahli vaksin dunia untuk melakukan kejahatan.
“Masa ada ratusan bahkan ribuan yang ahli vaksin itu bersekutu untuk kejahatan, itu kan enggak mungkin. Di mana sih rasa tanggungjawab? Karena kalau terus-terusan dikembangkan pandangan anti Covid, anti vaksin itu masyarakat lengah, kemudian mereka yang kerja di rumah sakit tambah berat beban kerjanya dan itu kan tidak mustahil menciptakan disharmoni di kalangan masyarakat,” ucap Haedar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.